KPUD Labuhanbatu Simulasikan Pemungutan dan Penghitungan Suara -->

IKLAN-UT-TAYANG-16-NOVEMBER-2020

iklan halaman depan

KPUD Labuhanbatu Simulasikan Pemungutan dan Penghitungan Suara

Selasa, 17 November 2020
Peserta rapat koordinasi persiapan simulasi pemungutan suara di kantor KPUD Labuhanbatu.


Labuhanbatu, fajarsumbar.com - KPUD Labuhanbatu gelar rapat koordinasi persiapan simulasi pemungutan dan perhitungan suara dan perekaman KTP eletronik sebagai syarat untuk mencoblos pada pemilihan bupati dan wakil bupati 2020. 


Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Kantor KPUD Labuhanbatu Jalan WR Supratman Kelurahan Padang Matinggi, Kecamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu, Senin (16/11/2020).


Dalam rapat simulasi tersebut Komisioner KPUD Labuhanbatu Muhammmad Rifai Harahap, SH dan Muhammad Syafil, S.IP menyebutkan peserta Simulasi real akan melibatkan masyarakat kampung Tempel TPS 5 dengan jumlah 224 orang pemilih.


Diharapkan, lanjutnya, rekomendasi BPBD tentang kegiatan sesuai protokol kesehatan karena pasti pada saat simulasi pemungutan dan penghitungan suara akan ramai dipadati antusias masyarakat, untuk itu kepada pihak Kepolisian dan TNI kami dari penyelenggara mengharapkan pengamanan simulasi tersebut, agar acara yang kita laksanakan dapat terselenggara dengan mematuhi protokol kesehatan Covid-19.


"Kami juga mengharapkan 1 orang petugas Bawaslu sebagai pengawas pengamanan saat simulasi pemungutan dan penghitungan suara nantinya, karena kegiatan yang akan kita laksanakan tersebut akan dihadiri oleh Pihak KPU RI dan KPU Sumatera Utara," katanya.


Kedua Komisioner KPUD ini juga menyebutkan, setelah melakukan pengecekan ternyata masih banyaknya masyarakat Kabupaten Labuhanbatu yang belum melakukan perekaman KTP Elektronik. 


"Dari hasil rekap yang kami temukan sebanyak 16.586 orang yang belum ada KTP Elektronik,16.586 orang tersebut sudah termasuk DPT yang sudah ditetapkan oleh Pihak KPU Labuhanbatu, kami juga sudah mengajukan aplikasi si rekap tetapi tidak di setujui karena hanya diberikan sebagai aplikasi pembantu," tegasnya.


Begitu juga dengan Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil Kabupaten Labuhanbatu yang diwakili Sahnan Sihaan dalam rapat tersebut menyebutkan, pihaknya akan mencoba mengecek data para masyarakat yang belum melakukan perekaman agar tidak ada kendala dalam pelaksanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu Tahun 2020.


Sahnan Siahaan juga menyebutkan pihaknya juga meminta kepada KPUD Labuhanbatu agar data yang belum dilakukan perekaman tetap berkoordinasi dengan disduk Capil agar lebih memudahkan dalam melakukan pengecekan. (Randi)