LSM Topan RI Pasbar: "Stop Politik Uang pada Pilkada" -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

LSM Topan RI Pasbar: "Stop Politik Uang pada Pilkada"

Jumat, 27 November 2020
ilustrasi

Pasbar, fajarsumbar.com - Lembawa Swadaya Masyarakat (LSM) Topan-RI Kabupaten Pasaman Barat, mengajak masyarakat untuk mencegah terjadinya praktik politik uang di tengah keluarga saat Pilkada 9 Desember 2020 nanti. 


Ketua DPD Topan-RI Arwin menyampaikan peran masyarakat sangat penting dalam mencegah praktik politik uang, mereka bisa mengingatkan anggota keluarga yang lain tidak menerima uang yang dapat mempengaruhi pilihannya dalam Pilkada 9 Desember mendatang. 


Menurut dia, bayak kalangan masyarakat  terutama kaum ibu-ibu rumah tangga menjadi bagian dari sasaran sosialisasi pengawasan partisipatif dalam Pilkada Serentak 2020.


"Sosialisasi yang kami lakukan tentu saja terkait dengan apa yang dilarang dalam Pilkada 2020, termasuk praktik politik uang," katanya kepada fajarsumbar.com, Jumat (27/11/2020).


Ia pun berharap masyarakat ikut untuk berpartisipasi aktif mengawasi, melaporkan, mencegah, dan memantau pelaksanaan pesta demokrasi.


Lanjutnya, jika memang ada temuan Politik Uang atau pelanggaran proses saja secara hukum dan sesuai dengan perundangan undangan yg belaku. Bawaslu di harapkan tidak tebang pilih dalam memproses temuan dipilkada nanti baik merupakan temuan Bawaslu sendiri ataupun temuan masyarakat.


"Ada beberapa cara sederhana untuk mengawasi Pilkada secara partisipatif, yaitu dengan cara memberikan informasi awal kepada Panwaslu Kelurahan/Desa setempat, atau Panwaslu Kecamatan jika terdapat dugaan pelanggaran, mencegah pelanggaran di tingkat keluarga kita sendiri, lalu memantau proses Pilkada dan melaporkan jika terjadi pelanggaran kepada kami," tandas Arwin. (Safnil)