Luar Biasa, Sumatera Barat Provinsi Terbaik Perlindungan Konsumen -->

IKLAN-UT-TAYANG-16-NOVEMBER-2020

iklan halaman depan

Luar Biasa, Sumatera Barat Provinsi Terbaik Perlindungan Konsumen

Jumat, 13 November 2020
Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) mendapat apresiasi dari Kementerian Perdagangan sebagai salah satu provinsi terbaik yang peduli dalam perlindungan konsumen pada acara puncak Hari Konsumen Nasional (Harkonas) 2020 di Transmart Cibubur, Kamis (12/11/2020).

Padang, fajarsumbar.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat ditetapkan sebagai provinsi terbaik dalam perlindungan konsumen, Jumat (13/11/2020) dan berhak menerima penghargaan.


Penghargaan diserahkan Menteri Perdagangan Agus Suparmanto dan diterima Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, pada acara puncak Hari Konsumen Nasional (Harkonas) 2020 di Transmart Cibubur, Kamis (12/11/2020).


Provinsi lain juga mendapat penghargaan, Jawa Tengah, Sulawesi Tenggara, Bangka Belitung, Aceh dan Jawa Timur.


“Alhamdulillah, Sumbar mendapat penghargaan dalam memberikan perlindungan kepada konsumen,” kata Irwan Prayitno.


Gubernur Irwan Prayitno melanjutkan, situasi pandemi Covid-19 era digital begitu gencar dan memiliki peranan penting. Konsumen transaksi dagang secara online melalui aplikasi dan ternyata transaksi digital meningkat.


Pemprov Sumbar secara masif mengedukasi konsumen, melakukan pengawasan aktivitas dagang. Sehingga konsumen tidak merugi, menuntaskan sengketa antara konsumen dengan baik, serta memberi pelayanan kemetrologian, mendorong terwujudnya pasar tertib ukur oleh pemerintah kabupaten dan kota.


Pemerintah daerah mengedukasi konsumen tidak hanya secara langsung, memanfaatkan media massa, baik elektronik, baliho serta media cetak. Ia tidak menampik sekaitan produk tidak sesuai ketentuan, perihal tersebut ditindaklanjuti segera. Menyelesaikan sengketa konsumen di badan penyelesaian sengketa konsumen (BPSK) di kabupaten dan kota.


Irwan Pratitno menyebut, pembentukan BPSK di Sumbar merupakan upaya untuk menyelesaikan sengketa yang mungkin terjadi antara konsumen dan pelaku usaha. Beberapa cara yang dilakukan antara lain mediasi, konsiliasi, dan arbitrase.


Perlindungan konsumen ini menjadi sangat penting karena konsumen sangat besar pengaruhnya dalam ekonomi daerah sebesar 50 persen lebih dalam APDB. (hms-pemprov/ab)