Pemkab Sijunjung Bangun 480 Unit Rumah Layak Huni -->

IKLAN-UT-TAYANG-16-NOVEMBER-2020

iklan halaman depan

Pemkab Sijunjung Bangun 480 Unit Rumah Layak Huni

Senin, 16 November 2020

Riky Mainaldi.M.Si


Sijunjung,fajarsumbar.com -  Pemkab Sijunjung menerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari pusat untuk membangun 313 unit rumah layak huni. Selain itu juga dikucurkan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk membangun 167 unit rumah. Jadi total keseluruhan rumah layak huni dibangun pada 2020 totalnya 480 unit


Hal itu dikatakan Kadis Perkim dan LH Sijunjung Riky Mainaldi.M.Si yang diwakili Kabid Perumahan dan Permungkiman, Daryusman., SE., kepada fajarsumbar.com di ruang kerjanya, Senin (16/11/2020).


Menurutnya, untuk membangun 313 unit rumah itu tersebut masing-masing satu unit dibutuhkan anggaran Rp17,5 juta. Total anggaran yang dikucurkan pemerintah pusat seluruh unit rumah tersebut mencapai Rp5,477 miliar lebih.


Sedangkan dari DAK dibangun 167 unit rumah dengan anggaran yang sama Rp17,5 juta satu unit. Anggaran yang dikucurkan Rp2,922 miliar lebih. Rumah tersebut sudah diresmikan oleh Bupati Yuswir Arifin beberapa waktu lalu.

Bupati Yuswir Arifin saat peresmian program Bantuan Stimulan Perumahan Suadaya, yang sudah selesai dilaksanakan 2020


"Warga kurang mampu di Kabupaten Sijunjung lega, karena program bantuan stimulan perumahan swadaya dari pemerintah pusat 2020 diresmikan bupati Sijunjung. Rumah ini sangat berarti bagi warga kurang mampu," tambahnya.


Disebutkan program BSPS terbagi dua sumber pembiayaan DAK dan APBN tersebut diperuntukkan bagi beberapa nagari. Seperti Nagari Solok Amba, Nagari Sijunjung, Pamatang Panjang, Muaro dan Nagari Aia Angek. Program ini lansung dari Kementerian Perumahan Rakyat dengan transfer anggaran lansung ke kas daerah untuk 167 unit rumah.


Sedangkan pembiayaan yang reguler APBN untuk pembangunan rumah tidak layak huni  atau Bantuan BSPS untuk 313 unit, lansung ke rekening penerima/toko bangunan, melalui Bank Nagari. Dana tersebut peruntukannya untuk Nagari Nagari Guguk, Buloh Kasok, Kampung Dalam, Lalan, Muaro, Paru, Solok Amba dan Nagari Kamang.


Masing masing unit penerimaan dapat bantuan Rp17,5 juta terdiri dari Rp15 juta untuk pembelian bahan bangunan dan Rp2,5 juta untuk upah tukang. Bantuan rumah itu berupa rehabilitasi rumah tidak layak huni, sehingga bisa ditempati.(def)