Pemkab Tanah Datar Jalin Kerjasama dengan IAIN Batusangkar dalam Program Pendidikan Guru Tahfidz -->

IKLAN-UT-TAYANG-16-NOVEMBER-2020

iklan halaman depan

Pemkab Tanah Datar Jalin Kerjasama dengan IAIN Batusangkar dalam Program Pendidikan Guru Tahfidz

Senin, 09 November 2020

Launching Program Pendidikan Guru Tahfidz

Tanah Datar, fajarsumbar.com - Perkembangan dan pertumbuhan Rumah Tahfidz (RT) di Tanah Datar berada pada kondisi yang sangat menggembirakan, ini bisa dilihat per Oktober 2020 ini, 183 buah RT yang tersebar di 14 kecamatan di Tanah Datar yang dari semula hanya ada 6 buah saja lima tahun lalu.


“Hal ini tercapai berkat dukungan dan kemauan kita semua, Pemda Tanah Datar yang ingin menjadikan Kabupaten Tahfidz,” ujar Kabag Kesra H. Afrizon di hadapan Bupati Tanah Datar, Rektor IAIN dan undangan pada acara Launching Program Pendidikan Guru (PPG) Tahfizh yang merupakan kerjasama IAIN Batusangkar, Pemda Tanah Datar dan Yayasan Hj. Syarifah Gani Jakarta, Senin (9/11/2020) di Auditorium 1 IAIN Batusangkar.


Afrizon menambahkan, pelaksanaan program ini berawal dari sharing informasi dengan penggiat tahfidz dan Yayasan Hj. Syarifah Gani Jakarta, tentang apa saja yang dibutuhkan untuk mendukung pelaksanaan dan kesuksesan program tahfidz di Tanah Datar.


“Dalam bincang-bincang, kita menyampaikan pendidikan khusus untuk guru tahfidz belum pernah terlaksana, padahal guru menjadi tiang utama untuk kesuksesan program ini, para guru yang ada sebagian besar masih belajar otodidak. Berangkat dari itu, Alhamdulillah Yayasan ini berkenan dan mau menjadi donatur pelaksanaan program kita ini dan IAIN Batusangkar juga mendukung penuh,” ungkap Afrizon.


Pada pelaksanaan perdana dan pertama di Indonesia ini, tambah Afrizon, ada 47 calon guru tahfidz yang syaratnya merupakan mahasiswa IAIN Batusangkar, minimal miliki hafalan Mutqim 1 Juz. “Dari hasil seleksi ada 20 mahasiswa yang dinyatakan lulus, 8 putra dan 12 putri yang nantinya akan kita asaramakan selama 6 bulan dan diakhir nanti diharapkan hafalannya bisa mencapai 5 juz yang nantinya juga akan diberi sertifikat lulus," tukas Afrizon.


Sementara itu secara virtual Syaiful Zen dari Yayasan Hj. Syarifah Gani Jakarta menyampaikan, perhatian Pemkab Tanah Datar terhadap pelaksanaan program Tahfidz menjadi alasan utama Yayasannya membantu pelaksanaan program PPG Tahfidz ini. 


"Kita lihat perhatian Pemda dan perkembangan rumah tahfidz yang semakin berkembang ditambah lagi semangat dan kerja keras Kabag Kesra bersama pihak terkait lainnya, telah membuat kami ingin turut ikut dalam program tahfidz ini dan Alhamdulillah, kami bisa membantu pelaksanaan PPG ini," ujarnya.


Hal senada disampaikan Rektor IAIN Batusangkar diwakili Wakil Rektor III Sirajul Munir, IAIN sangat mengapresiasi dan menyambut baik gerakan dari Pemkab Tanah Datar dan Yayasan Hj. Syarifah Gani Jakarta.


"Tentunya dengan pelaksanaan PPG Tahfizh ini diharapkan hadir guru tahfidz profesional dan akan lahir generasi penghafal Al Qur'an yang semakin banyak di Tanah Datar, dan IAIN Insya Allah akan mendukung pelaksanaan kegiatan ini ke depannya," ujarnya.


Selepas itu Bupati Tanah Datar diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Politik, Hukum dan Pemerintahan Nuryedisman mengungkapkan, selama masa kepemimpinan Almarhum Bupati Irdinansyah Tarmizi bersama Wabup Zudafri Darma periode 2016-2021, bidang agama terutama perkembangan rumah tahfidz menjadi salah satu program prioritas.


"Perkembangan Rumah Tahfidz di Tanah Datar sudah semakin meningkat dan ini tentunya sangat menggembirakan sekali karena bisa melahirkan generasi Tanah Datar yang agamais," ujarnya.


Pencapaian itu, tambah Nuryendisman, bisa dilihat dari pelaksanaan program Waqaf 1000 hafizh di Tanah Datar. "Program Waqaf 1000 hafizh pesertanya adalah generasi muda penghafal Al Qur'an telah kita laksanakan setiap tahun dan Alhamdulillah beberapa waktu lalu ditengah kondisi saat ini kegiatan Waqaf 1000 Hafizh ke V tahun 2020 telah selesai dilaksanakan," tambahnya.(fdy)