Pemprov Terus Upayakan Pemerataan Pendidikan di Sumbar -->

IKLAN-UT-TAYANG-16-NOVEMBER-2020

iklan halaman depan

Pemprov Terus Upayakan Pemerataan Pendidikan di Sumbar

Rabu, 11 November 2020
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno

Padang, fajarsumbar.com - Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno menyatakan pemprov terus berupaya meratakan pendidikan terutama jenjang SMA/SMK. Hal itu sesuai Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah.


Pemerataan pendidikan terus dilakukan dengan berbagai upaya. Salah satunya meningkatkan berbagai sektor pendidikan di setiap daerah. Apalagi saat ini setiap sekolah membutuhkan sarana, agar bisa melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).


Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyebutkan, Pemprov berupaya mencari solusi terbaik untuk pemerataan pendidikan. Misalnya, fokus pada penyebaran guru dan melengkapi sarana prasarana sekolah.


Pemerataan pendidikan ini sangat penting dilakukan, salah satunya dengan cara peningkatan kualitas tenaga pendidik serta sarana prasarana pendukung pendidikan. Apalagi, ratusan sekolah dan ribuan guru SMA/SMK kini telah menjadi tanggungjawab provinsi. 


Apabila dilihat dari jumlah guru di Sumbar saat ini, menurutnya tidak kekurangan. Hanya saja penyebarannya belum merata ke setiap sekolah, terutama di daerah. Apalagi, perlu pertimbangan yang matang menyebar guru, agar bisa fokus mengajar dan memperbaiki kualitas pendidikan.


Adapun pertimbangan yang matang dalam penyebaran guru saat ini, ia katakan karena guru butuh tempat tinggal yang layak, dan terpenuhi keperluan keluarga, agar bisa fokus dalam mengajar. Akibatnya, penyebaran guru membutuhkan biaya yang besar.


Maka untuk itu pula, ia menyarankan harus dilakukan inventarisasi seluruh tenaga pendidik, baik guru SMA/SMK termasuk tenaga tata usaha Pegawai Negeri Sipil (PNS), maupun tenaga kontrak/honorer K2. Kemudian, juga perlu inventarisasi semua aset sarana prasarana SMA/SMK, dan dilanjutkan  pemetaan tenaga pendidik untuk disebarkan ke seluruh SMA/SMK yang ada.


Sebaliknya, setiap sekolah butuh sarana dan prasarana yang memadai. Terutama persiapan untuk bisa UNBK di setiap sekolah, termasuk di daerah. Pasalnya, hingga saat ini sarana atau peralatan masih kurang dan terbatas, sedangkan guru tetap dituntut mengajar secara maksimal.(hms-pemprov/ab)