Pengendalian Banjir Batang Kandis Sangat Bermanfaat pada Masyarakat -->

IKLAN-UT-TAYANG-16-NOVEMBER-2020

iklan halaman depan

Pengendalian Banjir Batang Kandis Sangat Bermanfaat pada Masyarakat

Rabu, 04 November 2020
.


Padang, fajarsumbar.com - Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V dalam kurun waktu satu tahun terakhir intens membebaskan tanah untuk pengendalian banjir Batang Kandis. Kegiatan rutin seperti publikasi dan konsultasi publik terus dilakukan. 


“Tercatat ada empat kelurahan yang terkena dampak proyek pekerjaan pengendalian banjir Batang Kandis ini, Kelurahan Pasie Nan Tigo, Kelurahan Batipuh Panjang, Kelurahan Balai Gadang, dan Kelurahan Lubuk Buaya dengan luasan sekitar 5,6 Ha," ujar Asrul, H, SE selaku Pelaksana Administrasi PJSA IAKR Provinsi Sumbar.


Pelaksanaan konsultasi publik pengadaan tanah yang telah dilakukan turut melibatkan BPN Kanwil Provinsi Sumatera Barat, BPN Kota Padang, pemuda dan tokoh masyarakat setempat. Juli lalu, Kepala Seksi Sungai Wilayah Timur Dirjen SDA Kementerian PUPR bersama tim dari Japan Internasional Cooperation Agency (JICA) telah meninjau lokasi rencana Pekerjaan Pengendalian Banjir Batang Kandis guna mengetahui kondisi di lapangan. 


Hal yang menjadi catatan tim JICA saat itu adalah akuisisi tanah penduduk sekitar. Namun hal ini rupanya kini telah menemui titik terang.


Beberapa waktu lalu di kantor BWS Sumatera V telah dilaksanakan penandatanganan pelepasan hak atas tanah dari masyarakat untuk berganti status menjadi tanah milik negara. 


Tiga orang pemilik tanah mempelopori pelepasan hak atas tanah menandatangani dokumen pelepasan hak atas tanah mereka. Hal ini disambut baik oleh Kepala BWS S V, Maryadi Utama, ST,  M. Si. 


“Kami mengucapkan terima kasih atas kerelaan pemilik tanah menyerahkan tanah kepada negara dengan tujuan kemaslahatan orang banyak atau secara khusus menanggulangi banjir di Batang Kandis ini,” kata Maryadi.


Sementara itu ketua pelaksana pengadaan tanah dari BPN Kota Padang, Junaidi, menyebutkan bahwa kerelaan masyarakat dalam menyerahkan tanah untuk pekerjaan pengendalian banjir Batang Kandis ini akan tetap mendapatkan penggantian kerugian dan dinilai secara detil oleh pihak yang berwenang. 


Kepala Satker PJSA IAKR Prov. Sumbar,  Ali Rahmat, menyampaikan kekagumannya atas inisiatif masyarakat yang secara cepat memberikan respons terhadap proses pembebasan tanah yang telah dilakukan. 


Selain itu Ali berharap beberapa masyarakat yang telah menyetujui pelepasan hak atas tanah ini mampu memberikan influense terhadap masyarakat lain di sekitarnya,  agar pekerjaan pengendalian banjir Batang Kandis diselesaikan sesuai rencana.(hms-pemprov/ab)