Pjs Bupati Apresiasi Pencegahan Korupsi Padang Pariaman -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Pjs Bupati Apresiasi Pencegahan Korupsi Padang Pariaman

Jumat, 27 November 2020

Pjs Bupati Adib Alfikri, Kasatgas Korgah KPK RI Sugeng Basuki dan Inspektur Hendra Aswara saat rakor Pencegahan Korupsi di Hall Saiyo Sakato, Parit Malintang, Kamis (26/11/20). (foto.ist)


Pd.Pariaman, fajarsumbar.com - Pjs Bupati Padang Pariaman Adib Alfikri membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Pencegahan Korupsi, Monitoring dan Optimalisasi Penerimaan Daerah, Manajemen Aset Daerah serta Capaian Nilai MCP di Hall Saiyo Sakato, Kantor Bupati Padang Pariaman, Parit Malintang, Kamis (26/11).  Rakor dihadiri Kasatgas Korgah Wilayah IX Sugeng Basuki dan Anggotanya, Ismail. 


Pjs Bupati Adib Alfikri sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada KPK RI atas pelaksanaan Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi, Monev Optimalisasi Penerimaan Daerah, Manajemen Aset dan MCP KPK RI di Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman.


“Kami mengucapkan selamat datang kepada Tim KPK RI. Kehadiran Bapak, sebagai penyemangat kami dalam pencegahan korupsi” kata Adib Alfikri. 


Dikatakannya, kinerja dan pengelolaan keuangan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman meraih penghargaan. Yakni Predikat nilai B atas evaluasi Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) oleh Kementerian PAN-RB dan ditargetkan nilai SAKIP tahun 2020 ini meraih nilai BB. 


Kemudian, sebut Adib, meraih Opini WTP sebanyak 7 kali oleh BPK Perwakilan Sumbar terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD).


Sementara itu,Kasatgas Korgah Wilayah IX Sugeng Basuki menjelaskan kegiatan rencana aksi pencegahan korupsi merupakan bagian dari kegiatan pemberantasan korupsi terintegrasi yang dilaksanakan di seluruh Indonesia. 


Program ini, ungkap dia, sebagai alat melaksanakan monitoring dan evaluasi atas progress rencana aksi yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah, melalui aplikasi Monitoring Center for Prevention (MCP) Korsupgah yang akan diupdate dan dipantau.


“Kita apresiasi komitmen dan semangat Padang pariaman dalam upaya pencegahan korupsi dan memperbaiki nilai MCP setiap tahun” kata Sugeng. 


Sebelumnya, Inspektur Hendra Aswara melaporkan pada Program Korsupgah KPK di tahun 2020, Kabupaten Padang Pariaman telah mencapai 56,34 %. Nilai tersebut terdiri dari 8 area intervensi, antara lain, perencanaan dan penganggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, pelayanan terpadu satu pintu, kapabilitas APIP, managemen ASN, dana desa, optimalisasi pendapatan daerah dan managemen aset daerah. 


“Evaluasi terhadap peloporan dilakukan setiap bulan yang dikoordinir Inspektorat. Insha Allah, sesuai arahan Bupati, kita berkomitmen dalam peningkatan capaian Program Korsupgah KPK Tahun 2020” ujar alumni STPDN itu. (saco)