Pjs Bupati Tanah Datar Sampaikan Nota Penjelasan Ranperda APBD 2021 -->

IKLAN-UT-TAYANG-16-NOVEMBER-2020

iklan halaman depan

Pjs Bupati Tanah Datar Sampaikan Nota Penjelasan Ranperda APBD 2021

Jumat, 13 November 2020
Sekda Irwandi sedang membacakan Nota Penjelasan Ranperda APBD 2021


Tanah Datar, fajarsumbar.com - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanah Datar menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Nota Penjelasan Bupati Tanah Datar terhadap  Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Kabupaten Tanah Datar tahun anggaran 2021.


Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Rony Mulyadi Dt. Bungsu, didampingi Wakil Ketua Anton Yondra dan Saidani, dihadiri 21 orang anggota DPRD. Penyampaian Nota tersebut dibacakan oleh Sekretaris Daerah Irwandi mewakili Pjs Bupati dan dihadiri Forkopimda, Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala Perangkat Daerah dan undangan lainnya, Jum’at (13/11/20) di ruang sidang DPRD Tanah Datar.


Penyampaian Nota Penjelasan Bupati terhadap Ranperda APBD 2021 ini merupakan tahap awal yang akan dibahas hingga nantinya dijadikan Peraturan Daerah (Perda).


Sekda Irwandi sampaikan, Ranperda APBD tahun 2021 sebelumnya sudah disusun dengan mempedomani dokumen KU-PPAS yang telah disepakati pada tanggal 9 Agustus yang lalu. Selanjutnya, Pemerintah Daerah Tanah Datar akan sampaikan gambaran struktur rancanangan APBD yang meliputi pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah.


Sekda Irwandi jelaskan, pendapatan daerah APBD tahun 2021 direncanakan sebesar Rp.1.020.192.581.426,- dengan rincian Pendapatan Asli Daerah sebesar Rp.130.068.046.268,- yang terdiri dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah dan pendapan lain-lain yang sah, pendapatan transfer sebesar Rp.884.943.835.158,- dan lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp. 45.180.700.000,- sementara itu untuk penerimaan pembiayaan diperkirakan sebesar Rp.49.937.535.000,- yang merupakan perkiraan sisa lebih tahun anggaran 2020 .


Pemerintah daerah dalam rangka pencapaian, optimalisasi dan peningkatan pendapatan daerah dijelaskan Irwandi, dilakukan dengan terus berupaya melaksanakan intensifikasi dan ekstensifikasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta akan selalu berkoordinasi dengan semua stekolder termasuk masyarakat dan perantau sehingga kebutuhan dana pembanguan dapat terpenuhi sesuai dengan yang direncanakan.


“Pada tahun 2021, belanja daerah lebih diprioritaskan untuk pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19 disamping untuk bidang kesehatan dan bantuan sosial,” ucap Sekda Irwandi.


Di akhir penyampaiannya, Irwandi berharap pembahasan Ranperda ini dapat berjalan lancar dan dilandasi semangat untuk bersama-sama mewujudkan kesejahteraan rakyat dan dapat ditetapkan tepat waktu sesuai perundang-undangan yang berlaku.


Sementara itu, Ketua DPRD Rony Mulyadi Dt. Bungsu sampaikan, sesuai jadwal yang telah ditetapkan badan musyawarah, rapat akan dilanjutkan dengan mendengarkan pemandangan umum fraksi-fraksi atas Nota Penjelasanan Bupati Tanah Datar  terhadap Ranperda tentang APBD Kabupaten Tanah Datar tahun anggaran 2021 pada tanggal 14 November 2020 dan dilanjutkan tanggal 16 November 2020 berupa tanggapan/jawaban Bupati atas pemandangan umum fraksi-fraksi. (fdy)