Rp7,4 Miliar Anggaran untuk Perbaiki Jalan Langgai pada 2021 -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Rp7,4 Miliar Anggaran untuk Perbaiki Jalan Langgai pada 2021

Minggu, 29 November 2020
Ali Tanjung


Painan, fajarsumbar.com
- Anggota DPRD Sumbar dapil 8 Kabupaten Pesisir Selatan-Mentawai, Ali Tanjung, memastikan pada 2021 jalan Langgai, Nagari Gantiang Mudiak Utara Surantih, Kecamatan Sutera, bakal diperbaiki.


"Ya, untuk perbaikan jalan Langgai sudah ada anggarannya sebesar Rp3,7 miliar dari dana Pokir ditambah APBD provinsi Rp3,7 miliar. Sementara untuk peningkatan jembatan penghubung sebesar Rp3 miliar pula," ujar Ali Tanjung pada wartawan di Painan, Minggu (29/11).


Menurut Politisi Demokrat ini, Kampung Langgai masih tergolong daerah tertinggal, karena secara umum masih memiliki keterbatasan akses terhadap sarana dan prasarana, salah satunya akses jalan dan internet.


"Saya sebagai wakil rakyat Pessel di Provinsi memastikan jalan Langgai ini segera diperbaiki. Ini bakal saya perjuangkan. Sebab, anggarannya sudah ada," katanya lagi.


Ia menyebutkan, pembangunan jalan strategis dilakukan dalam rangka meningkatkan aksesibilitas masyarakat di daerah tertinggal. Suatu daerah ditetapkan sebagai daerah tertinggal salah satunya berdasarkan kriteria sarana dan prasarana. Hal itu sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2014 tentang Percepatan Pembangunan Daerah Tertinggal.


"Selama ini, masyarakat yang berdomisili di daerah tertinggal cenderung mengalami kesulitan ketika menuju lokasi perkebunan atau pusat perbelanjaan. Mudah-mudahan setelah adanya perbaikan jalan nantinya, bisa menambah pendapatan perkenomian masyarakat dalam mengolah hasil perkebunan mereka," tuturnya.


Sebelumnya, Paslon nomor urut 01 Hendrajoni bersama tim berkunjung ke Kampung Langgai, Nagari Gantiang Mudiak Utara Surantih, Kecamatan Sutera, untuk bersilaturahmi dengan masyarakat setempat.


"Terkait jalan langgai ini, sebenarnya saya bukan diam. Namun, orang kita yang lebih berwenang ada di provinsi. Seharusnya beliau yang lebih bertanggung jawab. Jika saya paksakan, maka saya masuk penjara," ujarnya saat menggelar pertemuan dengan masyarakat di Langgai.


Kendati demikian, kata Hendrajoni, sebagai putra daerah Pesisir Selatan ia bakal memperjuangkan hak masyarakat tersebut ke Provinsi hingga tingkat Pusat. Menurutnya, pada 2021 jalan Langgai bakal direalisasikan karena sudah dianggarkan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno melalui APBD Provinsi.


"Jujur saya sedih melihat kondisi jalan ini. Ya, mudah-mudahan saja bisa terealisasi pada 2021. Sebab, sudah masuk program prioritas Provinsi. Seandainya jalan langgai ini tidak juga dibangun, maka saya bakal menghadap Presiden,” katanya lagi.


Memasuki Pilkada 2020 Pessel, ia berharap kepada masyarakat jangan ada lagi politik adu domba, saling hujat, dan menyebar informasi hoak. Masyarakat harus cerdas menerima informasi yang berkembang dalam menentukan pemimpin yang amanah dan bertanggung jawab.


"Kedepan saya berharap, masyarakat mesti berpikir cerdas dalam menentukan pilihannya. Siapapun nanti yang diberikan amanah untuk memimpin Pessel, mereka harus bertanggung jawab atas segala hal yang sudah dijanjikan. 


Sebab, janji adalah hutang yang mesti dibayar di akhirat nanti. Jika tidak, Allah SWT bakal melaknat mereka yang suka mengumbar janji," ucapnya mengingatkan.(*)