Sanggar Rantiang Nan Tujuah Angkat Kesenian Tradisional Minangkabau -->

IKLAN-UT-TAYANG-16-NOVEMBER-2020

iklan halaman depan

Sanggar Rantiang Nan Tujuah Angkat Kesenian Tradisional Minangkabau

Kamis, 19 November 2020

Terlihat kebersamaan semua anggota Sanggar Rantiang Nan Tujuah pada saat pembukaan sanggar tersebut beberapa waktu yang lalu. (dok)



Padang, fajarsumbar.com - Sanggar Rantiang Nan Tujuah, Komplek Perumahan Diva Regency, Kelurahan Padang Sarai, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat bertekad untuk mengangkat seni tradisional adat Minangkabau kepermukaan semaksimal mungkin, sehingga kembali menjadi tuan rumah di negeri sendiri.


Pimpinan Sanggar Rantiang Nan Tujuah, Rosi Angelia kepada fajarsumbar.com, Kamis (19/11/2020) mengatakan sanggarnya terus berjuang mengangkat seni tradisional Minang ini lewat sanggarnya tersebut.


Kegiatan yang dijalani ini merupakan implementasi dari program pemerintah yang diberi nama program kearifan lokal.  Program Ini bertujuan untuk kembali mengangkat budaya asli suatu daerah kepermukaan dan diperkenalkan kepada masyarakat.


Menurutnya, keberadaan sanggar tersebut sangat besar artinya pada masyarakat, selain untuk memberikan dampak kepada generasi muda di lingkungan, juga sebagai wadah untuk mengembangkan dan melestarikan kearifan lokal budaya Minangkabau.


“Diharapkan dengan adanya Sanggar Rantiang Nan Tujuah ini berdampak terhadap generasi muda, mereka dapat menyalurkan bakat dengan mempelajari seni tradisional ini. Kesenian ini diharapkan juga untuk menjauhkan generasi dari perbuatan negatif lainnya,” ujar Rosi lagi yang didampingi penasehat sanggar, Helfarianto.


Helfarianto menambahkan, seni tradisional sudah merupakan suatu hal yang tak asing bagi generasi muda pada saat ini, dan disinilah peran pengelola sanggar untuk kembali memperkenalkan seni budaya daerah  yang sebenarnya kepada generasi muda. 


"Bagi masyarakat yang ingin melihat dan memakai jasa sanggar kami dalam suatu acara dapat menghubungi contac person 082283604594 dan 085376171556," tambahnya.(andy)