Sanggar Rantiang Nan Tujuah Diresmikan -->

IKLAN-UT-TAYANG-16-NOVEMBER-2020

iklan halaman depan

Sanggar Rantiang Nan Tujuah Diresmikan

Selasa, 03 November 2020
Irwan Basyir mewakili Kepala Dinas Sosial Sumbar didampingi pimpinan sanggar Rantiang Nan Tujuah Rosi Amelia melepas balon bertanda telah diresmikan berdirinya sanggar tersebut Senin (2/11).


Padang, fajarsumbar.com - Sanggar Rantiang Nan Tujuah Komplek Perumahan Diva Regency Kelurahan Padang Sarai, dibawah asuhan Rosi Amelia,  Senin (2/11) mengadakan pagelaran seni sekaligus meresmikan berdirinya sanggar tersebut.


Acara yang dihadiri, jajaran Dinas Sosial Sumbar dan Kota Padang, Pendamping Forum Keserasian Sosial Padang serta para undangan lainnya ini guna memperlihatkan kemampuan dari pemuda dan pemudi yang tergabung dalam sanggar Rantiang Nan Tujuah setelah medapat dukungan berupa bantuan kearifan lokal dari Kementerian Sosial RI.


Menurut Pimpinan Sanggar Rosi Amelia, Sanggar ini didirikan selain untuk memberikan dampak kepada generasi muda di lingkungan kelurahan Padang Sarai dan sekitarnya juga langkah awal untuk mengembangkan dan melestarikan kearifan lokal budaya adat alam Minang Kabau yang saat ini seakan sudah terlupakan oleh generasi muda kita, ujarnya.


“Diharapkan dengan berdirinya Sanggar Rantiang Nan Tujuah ini berdampak terhadap generasi muda, yang mana  mereka dapat menyalurkan bakat mereka pada sanggar dengan  memepelajari seni tradisional sehingga dengan sendirinya bisa menghilangkan kebiasaan yang tidak baik yang nantinya akan merugikan mereka”, ujar Rosi lagi.


Senada dengan itu Irwan Basyir mewakili Kepada Dinas Sosial Sumbar dalam sambutannya mengatakan sangat bangga sekali dengan keberadaan Sanggar Rantiang Nan Tujuah ini, dan memberikan apresiasi  yang setinggi-tingginya dengan apa yang diperlihatkan dalam suatu pagelaran pentas seni berupa kesenian tradisional yang ditampilkan oleh generasi muda Padang Sarai, tukasnya bangga. 


“Seperti kita ketahui juga, seni tradisional sudah merupakan suatu hal yang asing bagi generasi muda pada saat ini, dan disinilah peran kita untuk memperkenalkan seni budaya daerah  yang sebenarnya kepada mereka, dan saat ini pula kita melihat kerjasama masyarakat dan pemerintah dalam melestarikan kebudayaan yang ada”, jelas Irwam Basyir.(andy)