"Saya Turun Gunung Karena Cinta Kepada Masyarakat Solok Selatan Bukan Mencari Kaya" -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

"Saya Turun Gunung Karena Cinta Kepada Masyarakat Solok Selatan Bukan Mencari Kaya"

Senin, 30 November 2020
Dukungan untuk pasangan Cabup dan Cawabup Solsel H.Khairunas- H.Yulian Epi membludak di Nagari Pakan Rabaa Timur, masih memicu pada protokol kesehatan, pakai masker.

Solsel, fajarsumbar.com - Waktu pencoblosan tinggal beberapa hari lagi, berbagai cara untuk meraih simpati dari masyarakat selalu dilakukan, setidaknya pasangan H.Khairunas Yulian Epi sudah melakukan pertemuan berkali kali diberbagai daerah.


Walaupun pasangan Cabup dan Cawabup H.Khairunas- H.Yulian Epi selalu ditimpa isu isu miring, namun dukungan pasangan KY ini tetap mendapat respon positif dari simpatisanya.


Dukungan demi dukungan terus berdatangan, Minggu 29/11 di Nagari Pakan Rabaa Timur, kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, Solok Selatan, (Sumbar), hampir separoh masyarakatnya berdatangan untuk mendengarkan visi dan misi pasangan KY itu.


Acara berlangsung disalah satu rumah warga itu tetap memacu pada protokol kesehatan, pakai masker dan acara langsung dibuka oleh salah seorang tokoh pemuda Khairul Fadjri.


Salah satu niniak mamak Rusdi Katik Marajo berharap untuk tanggal 9 Desember nanti mengarahkan tujuan ke nomor urut satu, jika nomor urut satu didukung dan dimenangkan nantinya kita berharap kepada beliau nanti akan merobah dan meningkatkan perekonomian masyarakat Nagari Pakan Rabaa Timur  dan keluar dari ketertinggalan, karena selama ini yang sudah dirasakan hanya bencana ke bencana saja, belum ada merasakan yang namanya keadilan.


Berharap kedepan agar putri putri anak Nagari Pakan Rabaa Timur bisa pula menjadi mengabdi di Pemda Solok Selatan, sekurang kurang jadi tukang sapu jadi jugalah.


Ketua tim Zigo Rolanda dalam orasinya menyampaikan selama 17 tahun belum ada yang dirasakan masyarakat dana banyak tapi tidak ada yang melekaat pada rakyat, termasuk masyarakat Nagari Pakan Rabaa Timur.


Tujuan dari pasangann KY ini maju dengan motto maju bersama sejahtera untuk semua, akan meningkatkan perekonomian masyarakat dengan lima misi dan 17 program unggulan.


Masyarakat harus tahu dengan visi dan misi seorang kandidat, agar bisa dijadikan pedoman untuk melaksanakan visi dan misinya, dan masyarakat harus mengawasi pembangunan itu melalui visi dan misi


Memimpin Solok Selatan ini tidak bisa seperti biasa biasa saja, pemimpin itu harus punya nyali dan kemampuan dan financial yang cukup.


Tujuh belas tahun umur kabupaten Solok Selatan Nagari Pakan Rabaa Timur belum juga keluar dari ketertinggalan, buktinya masih belum ditemui satupun tiang tower telkomsel, tertinggal terus dari informasi.


55 persen masyarakat Solok Sekatan mata pencaharian bertani, berkebun, berdagang inilah salah satu program dan tujuan mensejahterakan masyarakat, bisa dibayangkan jika sebanyak 55 peren petani ini berhasil dengan program ini, maka akan berdampak pada seluruh sektor perdagangan, pariwisata, pendidikan.


Sementara itu calon bupati Solok Selatan H.Khairunas memaparkan visi dan misinya dan programnya lima tahun kedepan diantaranya, program satu KK satu sapi yang sering di buli oleh lawan dan mengangap program ini tidak mungkin.


25 ribu KK yang ekonominya bertani akan diberikan sapi 25 ribu ekor dikali 12 juta per ekornya Rp 300 Milyar ini dalam lima tahun dan dibagi lima tahun menjadi 60 juta satu tahun, APBD Solok Selatan akan mampu membiayai program ini, karena sudah tertuang dalam visi dan misi harus dan wajib dilaksanakan.


Pemimpin kedepan solsel sesuai dengan masa pandemi, harus mempunyai cara cara untuk menggaet dana, toh selama ini belum terlaksana. Dasar pertanian kenapa harus saya akan menganggarkan dana untuk pertanian sebesar 10 persen APBD Solok Selatan itu harus dirasakan langsung oleh masyarakat, yang selamanini hanya 5 persen dari belanja. 


Menjadi bupati itu bukan hanya menghabiskan anggaran, seharusnya menambah anggaran, bagaimana sistim mencari tambahan, tentu butuh jaringan dan dukungan politik yang kuat


Saya selaku ketua DPD Golkar Provinsi sudah memiliki jaringan politik yang kuat ditingkat provinsi dan pusat, apakah itu mustahil. "Untuk mendapatkan dana dana ini, kita harus putar otak bukan menyalahkan program orang," ajaknya.


Saya sebagai ketua DPD Golkar Provinsi turun gunung karena cinta masyarakat untuk perobahan, bukan mencari kekayaan dan proyek proyek, 


Tujuh belas tahun umur kabupaten nagari Pakan Rabaa Timur ini belum juga keluar dari ketertinggalan"Beri Saya kesempatan kali ini," pintanya. (Tim)