Sedang Menunggu Ibunya di Kebun Anak Bawah Umur Dibegal Dua Pemuda -->

IKLAN-UT-TAYANG-16-NOVEMBER-2020

iklan halaman depan

Sedang Menunggu Ibunya di Kebun Anak Bawah Umur Dibegal Dua Pemuda

Selasa, 10 November 2020
Dua tersangka begal diamankan Satreskrim Polres Solok Selatan. 


Solsel, fajarsumbar.com-- Begal asal Pekan Baru, Riau, berhasil diciduk Satreskrim Polres Solok Selatan ketika hendak melarikan diri ke Kabupaten Solok. 


Egor, 21, ditangkap bersama rekannya bernama Zulfahmi, 18, di jalan umum Pakan Rabaa, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, Solok Selatan (Solsel), Selasa, 27 Oktober 2020 sekitar pukul 16.30 Wib malam. 


Zulfahmi sendiri merupakan warga Sungai Rebutan, Nagari Lubuk Gadang Selatan, Kecamatan Sangir. 


"Kedua tersangka kita amankan usai melakukan aksi begal di Golden Arm, Kecamatan Sangir, (27/10) sekitar pukul 17.30 wib," ungkap Kapolres Solok Selatan, AKBP Tedy Purnanto saat Press Relis di Mako Polres, Selasa (10/11).


Dia mengatakan, pengeran dan penangkapan kedua tersangka atas laporan korban Aldo Rahmadani,14,  Warga Sungai Padi, Nagari Lubuk Gadang Kecamatan Sangir. 


Bahwa hand phone Merek Vivo Y12 warna biru miliknya diambil secara paksa dan dengan cara kekerasan oleh dua begal yang melarikan diri menggunakan sepeda motor jenis Revo Fit BA plat nomor BA 3815 YA. 


"Korban mengetahui BA sepeda motor kedua begal tersebut, sehingga usai kejadian kita perintahkan anggota melakukan pengejaran dan berhasil menangkap pelaku," tegasnya. 


Sementara Kasat Reskrim Polres Solsel, AKP Dwi Purwanto menambahkan, target utama kedua begal tersebut yakni sepeda motor dan barang berharga. 


Peristiwa begal tersebut terjadi ketika korban Aldo Rahmadani sedang menunggu ibunya di pingir jalan umum di Golden Arm. Sebelum ibunya keluar dari kebun, begal tersebut berhenti dan pura-pura bertanya. 


Tersangka Egor Saputra bertanya ke korban, jalan ini tembus mana. Korban mengatakan, jalan ini tembus ke kantor Bupati Solok Selatan. 


Kemudian korban didorong hingga terjatuh, kemudian tangan korban diputar kebelakang dan menginjak leher korban. 


"Sambil menutup mulut korban, tersangka Igor langsung mengambil handphone korban dan melarikan diri," paparnya. (Abg)