Serapan Anggaran di Pemkab Padang Pariaman Masih di Bawah 70 Persen -->

IKLAN-UT-TAYANG-16-NOVEMBER-2020

iklan halaman depan

Serapan Anggaran di Pemkab Padang Pariaman Masih di Bawah 70 Persen

Senin, 09 November 2020

Hendra Aswara


Pd.Pariaman, fajarsumbar.com - Jelang akhir tahun, Inspektorat mengingatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Padang Pariaman dalam penyerapan anggaran untuk percepatan pembangunan. Kemudian memacu percepatan realisasi belanja APBD khusus untuk penanganan pandemi Covid-19. 


Hal itu dikemukakan Inspektur Hendra Aswara kepada fajarsumbar.com di sela-sela kegiatan workshop Sistim Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) di Aula Kantor Bupati, Parit Malintang, Senin (09/11/20). 


"Sampai akhir Oktober 2020, serapan anggaran masih dibawah 70 persen. Pun sesuai arahan Bupati, kita harus pacu serapan anggaran karena waktu kita tinggal satu bulan lagi," ujarnya.


Untuk itu, sebut Hendra, disinilah peran APIP mengawal realisasi fisik dan keuangan pemerintah daerah. Dalam APBD Kabupaten Padang Pariaman tahun ini yang totalnya sekitar Rp 1,4 triliun harus segera ditindaklanjuti semua OPD, maksimal dalam bekerja hingga akhir tahun nanti.


“Dari data yang kami peroleh, realisasi belanja dan pendapatan masih dibawah 70%. Tetapi kami optimistis akhir November nanti, bisa mencapai 80 persen seperti yang ditargetkan" harap dia. 


Ia mengingatkan OPD untuk tidak hanya fokus pada proyek pembangunan yang berskala besar, melainkan juga pada pembangunan skala kecil. Hal demikian dimaksudkan agar serapan anggaran dapat maksimal di akhir tahun.


"Makanya,  dalam pekerjaan-pekerjaan kecil seperti penujukan langsung tanpa lelang, agar segera dituntaskan. Jangan terpaku dengan pekerjaan besar. Sehingga serapan anggarannya bisa maksimal” kata mantan Kabag Humas itu mengingatkan. (saco)