Silatnas 2020 Sukses Digelar, Walikota Apresiasi PARMATO Indonesia -->

IKLAN-UT-TAYANG-16-NOVEMBER-2020

iklan halaman depan

Silatnas 2020 Sukses Digelar, Walikota Apresiasi PARMATO Indonesia

Minggu, 08 November 2020
.


Sawahlunto, fajarsumbar.com - Walikota Sawahlunto, Deri Asta, SH mengapresiasi langkah PARMATO (Persatuan Perantau Muda Sawahlunto) Indonesia dalam merajut dan menghimpun potensi perantau muda Sawahlunto. 


"Hal yang sangat berbahagia bagi kami bisa bertemu di udara bersama rekan-rekan perantau muda Sawahlunto yang tersebar di segala penjuru nusantara," ujar Deri. 


Dalam rangka memperkokoh persatuan dan mengeratkan silaturrahim,  PARMATO Indonesia menggelar kegiatan Silaturrahim Nasional sekaligus Webinar dengan tema "Konektivitas Ranah dan Rantau Dalam Pembangunan Sawahlunto Kini dan Masa Depan", Sabtu (7/11/2020).


Pembina PARMATO Indonesia, Harry Elfitra, SE.MM dalam sambutannya menyampaikan tentang keberadaan PARMATO Indonesia memiliki tujuan mulia sebagai ruang silaturrahim, sarana pemersatu, wadah berhimpunnya perantau muda Kota Sawahlunto di seluruh Indonesia, yang telah tumbuh dan berkembang semenjak tahun 2016 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. 


Hingga 2020 telah terhimpun 8 regional PARMATO Indonesia dari Sumbagut, Sumbar, Riau, Kepri, Sumbagteng, Sumbagsel, Jabodetabek, hingga Borneo. 


Kegiatan ini dimoderatori oleh Elsa Rahmayanti (Akademisi Universitas Negeri Padang). Selaku pembicara adalah Walikota Sawahlunto Deri Asta, SH ; dan Dr. (Cand) Novendra Hidayat, S. IP., M.Si yang merupakan Founder PARMATO Indonesia sekaligus juga Akademisi di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Bangka Belitung. 


Walikota Sawahlunto Deri Asta, SH menyampaikan urgensi konektivitas ranah dan rantau dalam pembangunan Sawahlunto. 


"Sawahlunto yang baru-baru ini peroleh penghargaan sebagai Kota Pusaka Dunia dari UNESCO tentu perlu dukungan bersama. Kontribusi perantau jelas amat dibutuhkan dalam mensukseskan segala bentuk program pembangunan Kota Wisata Tambang yang Berbudaya", sambung Wako.


Sementara itu, Novendra Hidayat menyoroti tentang peran strategis perantau dalam mengakselerasi pembangunan Sawahlunto. Perantau Sawahlunto yang tersebar di segala penjuru nusantara dan belahan dunia adalah modal berharga yang mesti dioptimalkan dalam pembangunan Sawahlunto kini dan masa depan. 


Membangun sinergitas, mengokohkan konektivitas adalah kata kunci dalam upaya percepatan pembangunan di Kota Sawahlunto. Progresivitas pembangunan daerah hanya akan terwujud dengan kerjasama yang baik semua pihak, dimana pemerintah dan segenap stakeholders terkait harus saling bahu-membahu. 


"Dengan ide dan gagasan bernas, PARMATO Indonesia hadir untuk mendorong, mewujudkan dan mengoptimalisasikan konektivitas ranah dan rantau untuk Sawahlunto dan Indonesia berkemajuan", urai Novendra. 


Penyelenggaraan kegiatan Silaturrahim Nasional (Silatnas) berjalan sukses dan lancar. Peserta antusias berhadir dan mengajukan pertanyaan pada sesi diskusi yang digelar secara daring, via aplikasi Zoom Meetings. 


Ke depan, hal ini akan terus kita laksanakan secara berkelanjutan, tutup Ketua Pelaksana Kegiatan Arnex Armando, ST yang saat ini aktif sebagai kontraktor di Jakarta. (ton)