Tambang Galian C Resahkan Warga Lengayang, Pessel -->

IKLAN-UT-TAYANG-16-NOVEMBER-2020

iklan halaman depan

Tambang Galian C Resahkan Warga Lengayang, Pessel

Kamis, 05 November 2020
Tanaman sawit masyarakat bertumbangkan ke sungai


Painan, fajarsumbar.com - Tambang galian C diduga tidak mengantongi izin kembali meresahkan warga Nagari Padang Panjang Dua, Kecamatan Lengayang Kabupaten Pesisir Selatan. 


Pertama masalahnya,transportasi angkutan (dump truck) yang lalu lalang yang melintas dijalan yang padat penduduk tersebut membikin polusi udara dan membikin debu-debu dari kendaraan membikin sesak nafas. 


Lokasi tambang pasir atau galian C tersebut,Yang lebih parah lagi tambang galian C itu diduga sama sekali tidak mengantongi izin..


Seringkali warga Padang panjang itu protes adanya angkutan galian C itu melintas diwilayahnya, sayangnya para pengemudi truk tersebut cuek saja, tidak menghiraukan keluhan warga.


Warga menduga, jika galian C yang berlokasi di Nagari  tersebut belum memiliki izin, alias bodong. Namun oleh pemerintah nagari setempat dibiarkan saja.


Wali Nagari Padang Panjang Dua, Katik siul membantah kalau pihaknya membiarkan aktivitas penambangan galian C di wilayahnyanya,pun juga pernah diingatkan namun tidak dihiraukan oleh sipemilik tambang.


Wali nagari, mengungkapkan jelas penambangan pasir itu mungkin belum memiliki izin sesuai dengan aturan yang berlaku. 


"Galian itu sama sekali saya tidak memahami, namun pemilik tambang, ketika diingatkan, seakan tutup telinga, tidak menggubris keluhan warga yang ada disekitar tambang galuan C," terangnya


Seperti saat sekarang sudah banyak lahan sawit masyarakat yang terban ke sungai, tebing tiap hari runtuh dan juga rumah yang berhampiran dengan galian itu hampir juga roboh.


Setelah dikonfirmasi kepada Kadis Perizinan Suardi tentang  izin galian C, tentang perijinannya, namun Kadis tidak menjawab telepon seluler dan juga tidak membalas chat yang dikirimkan ke WA yang bersangkutan.


Warga minta kepada dinas terkait di kabupaten segera menghentikan operasi galian itu karena sudah meresahkan warga sekitar. Jika tidak warga bakal beramai-ramai mendatangi kantor tersebut.(ef)