Tampil Kekinian, PKS Tetap Partai Islam -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Tampil Kekinian, PKS Tetap Partai Islam

Senin, 30 November 2020

Ketua DPW PKS Sumbar, Irsyad Syafar memperkenalkan wajah baru PKS. ist


Padang, fajarsumbar.com-Partai Keadilan Sejahtera tampil dengan wajah baru. Membawa atribut kekinian, partai yang lahir di awal reformasi ini membawa sosok milenial di tubuh kepengurusan tingkat nasional. Dengan wajah baru, PKS malah makin mempertegas azasnya sebagai partai Islam.


Wajah baru PKS diperkenalkan dalam Munas ke-V yang berlangsung di Kota Bandung. Konsep kekinian PKS itu juga menjalar ke daerah. Ketua DPW PKS Sumbar, Irsyad Syafar memperkenalkan wajah baru PKS itu, Senin (30/11).


Isyad Syafar menyebutkan, wajah baru PKS yang paling kentara itu adalah logo baru partai tersebut. "Kita memperkenalkan logo baru dengan warna baru orange menggantikan warna kuning. Warna baru ini melambangkan kehangatan, harapan, dan semangat muda," ujar Isyad Syafar.


Logo PKS berbeda dari logo sebelumnya. Bentuk kotak di logo semula digandikan logo bulat dengan dominan warna oranye. Logo bulan sabit dan untaian tujuhbelas butir padi tetap dipertahankan. Warna putih tetap mendominasi. Menurut Irsyad, warna putih adalah identitas PKS.


Dengan tampilan baru yang lebih kekinian, PKS menurut Irsyad tetap mempertahankan azas sebagai partai Islam. "Munas ke-V bahkan mempertegas azas tersebut. PKS adalah partai Islam yang rahmatan lil'alamin," tegas Irsyad.


Wajah baru PKS juga tampak dalam kepenguran nasional partai tersebut. Di tingkat DPP, ada sosok dr. Gamal Albinsaid yang menjadi Ketua Bidang Kepemudaan. Gamal yang terkenal sebagai jubir Capres-Cawapres Prabowo-Sandiaga Uno dan pencetus program dokter sampah yang diakui lembaga kesehatan dunia adalah sosok milenial yang mengisi struktur pusat PKS. Sosok-sosok milenial menurut Irsyad juga akan muncul di kepengurusan PKS tingkat daerah. PKS menurut Irsyad memiliki banyak kader milenial yang siap mengemban estafek kepemimpinan partai.


Wajah baru PKS menghadirkan optimisme di jajaran pengurus dan kader partai ini. Munas ke-V PKS di Bandung menegaskan target partai besutan Ahmad Syaikhu ini untuk memperoleh 15 persen suara di Pemilu 2024. Dengan perolehan suara tersebut, maka PKS akan mengajukan Capres atau Cawapres dari kadernya sendiri.


Target 15 persen suara di 2024 menurut Irsyad Syafar sangatlah wajar. PKS melakukan survei nasional sendiri. Saat ini, perolahan suara PKS mencapai 14 persen lebih. Sementara, untuk suara di tingkat Sumatera Barat, PKS Sumbar menurut Isyad Syafar membuat terget yang melebihi target nasional. Survei terbaru menyebut perolehan suara PKS di Sumbar mencapai 20 persen. "Kalau kita menargetkan suara di Sumbar mencapai 30 persen, itu sangat logis," ujar Irsyad.


Wajah baru PKS baru saja diperkenalkan di Munas ke-V yang berakhir pada 29 November kemarin. Namun, atribut baru PKS ini menurut Irsyad sudah viral di mana-mana, terutama di media sosial. Sementara, untuk struktur dan kader PKS sampai ke daerah-daerah, wajah baru PKS ini akan mulai disosialisasikan. (arr)