UPBJJ-UT Kota Padang akan Laksanakan Upacara Penyerahan Ijazah 500 Orang Tamatan -->

IKLAN-UT-TAYANG-16-NOVEMBER-2020

iklan halaman depan

UPBJJ-UT Kota Padang akan Laksanakan Upacara Penyerahan Ijazah 500 Orang Tamatan

Senin, 09 November 2020
Kepala UPBJJ UT Kota Padang, Dra. Hj. Yusrafiddin. M.Pd

Padang, fajarsumbar.com - Jika tidak ada halangan Unit Program Belajar Jarak Jauh Universitas Terbuka (UPBJJ-UT) Kota Padang melaksanakan upacara penyerahan ijazah tamatan pada tahun akademik 2019/2020 semester II secara daring. Menurut rencana akan dilaksanakan, Minggu (29/11/2020).


Upacara penyerahan ijazah melalui aplikasi Zoom dilangsung serentak. Untuk Sumbar sendiri ada 500 ijazah mahasiswa yang bakal diserahkan yang tersebar dari 19 kabupaten/kota.


"Insya Allah jika tidak ada halangan UPBJJ UT Kota Padang akan melaksanakan upacara penyerahan ijazah mahasiswa tahun akademik 2019/2020 pada Semester II secara daring melalui aplikasi Zoom," jelas Kepala UPBJJ UT Kota Padang, Dra. Hj. Yusrafiddin, M.Pd kepada fajarsumbar.com di kantornya, Senin (9/11/2020).


Menurutnya, ini upacara penyerahan ijazah perdana secara daring yang dilakukan UPBJJ-UT Kota Padang. Sebab ketika mewabahnya Covid-19 semua kegiatan dilakukan secara offline untuk menghindari kontak semua orang, sekaligus untuk memutus mata rantai virus yang sudah merenggut tiga ratus orang lebih warga Sumbar.


Menurutnya, upacara penyerahan ijazah tersebut ada 4 fakultas dan 1 program pasca sarjana. Keempat fakultas tersebut, Ekonomi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan Fakultas Sains dan Teknologi (FST).


Menurut Yusrafiddin, upacara penyerahan ijazah secara virtual itu dilakukan mengingat masih belum amannya Sumbar dari wabah virus corona (Covid-19), sehingga dalam pelaksanaan penyerahan ijazah semester II tahun akademik 2019/2020 tetap berpedoman pada protokol kesehatan Covid-19.


Di sisi lain, ia menyebutkan UT masih banyak diminati mahasiswa. Selain biaya kuliahnya murah, perguruan tinggi negeri tersebut memiliki kualitas yang tidak kalah dari PT Negeri lainnya.


Hal itu dibuktikan pada penerimaan Aparatur Sipil Negara (ASN) pada tahun 2019 lalu sebagian besar mereka yang lulus pegawai negeri tersebut adalah alumnus UT. "Alhamdulillah se-Indonesia pada penerimaan ASN kemarin, sebagian besar mereka yang lulus adalah alumnus UT. Ini menjadi kebanggaan kita bersama juga," ujar Yusrafiddin yang juga asli orang Aceh tersebut.


Ditambahkan, seiring dengan tingginya minat warga Sumbar untuk menimba ilmu di perguruan tinggi, UPBJJ-UT Kota Padang akan terus menciptakan inovasi untuk memudahkan siswa menimba ilmu.


"Ke depan kami akan menerapkan inovasi belajarnya hanya menggunakan hand phone, sesuai dengan perkembangan tekhnologi. Hal ini lebih memudahkan mahasiswa belajar, meskipun dimana mereka berada," tambahnya.


UPBJJ-UT menerapkan sistem belajar jarak jauh dan terbuka. Istilah jarak jauh berarti pembelajaran tidak dilakukan secara tatap muka, melainkan menggunakan media, baik media cetak (modul) dan webinar atau daring.


Mahasiswa UT tidak ada pembatasan usia, yang penting setiap sudah menamatkan jenjang pendidikan menengah atas (SMA atau yang sederajat).  "Selain biaya sangat murah, mahasiwa pun tidak diwajibkan datang ke kampus seperti perguruan tinggi lainnya. Ini salah satu keunggulan UT," tambahnya.


Menurutnya, UT adalah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang menyelenggarakan pendidikan melalui sistem terbuka dan jarak jauh. Setiap orang dapat menjadi mahasiswa tanpa ada batasan baik tahun kelulusan ijazah SLTA, usia, lama studi maupun tempat tinggal.


Mahasiswa dapat belalar menyediakan layanan yang disebut tutorial, baik melalui pertemuan berkala secara tatap muka, atau online. "Mahasiswa dapat mengakses bahan ajar digital  melalui website atau perangkat android. Pengayaan wawasan dilakukan melalui penyediaan perpustakaan dan berbagai bahan digital lainnya," tambahnya.


UT Padang ini, memiliki beberapa Fakultas. Fakultas Sains dan Teknologi (FST), Fakultas Hukum Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FHISIP), Fakultas Ekonomi (FE), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) serta Program Magister (S2).(andri/roni.dz)