Arab Saudi Mulai Buka Pendaftaran Vaksinasi -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Arab Saudi Mulai Buka Pendaftaran Vaksinasi

Rabu, 16 Desember 2020

ilustrasi


Jakarta, fajarsumbar.com- Pemerintah Arab Saudi mulai membuka pendaftaran vaksinasi virus corona (Covid-19) gratis bagi warganya, Selasa (15/12/2020).


Kantor berita SPA yang dikutip Arab News melaporkan pendaftaran vaksinasi dilakukan secara daring melalui situs yang disediakan oleh Kementerian Kesehatan Saudi.


Kemenkes Saudi menuturkan vaksinasi massal ini dilakukan setelah vaksin melalui seluruh tahap pengujian.


Riyadh juga mengklaim vaksin yang digunakan mengandung imun kuat yang dapat merespons virus.


Saudi menuturkan vaksinasi gratis bagi semua negara dan penduduk sesuai arahan dari Raja Salman.


Vaksinasi, kata Kemenkes Saudi, akan dilakukan dengan tiga tahap. Setiap tahap terdiri dari kelompok usia tertentu.


Tahap pertama vaksinasi menyasar warga dan penduduk berusia 65 tahun ke atas yang dianggap rentan terhadap penularan corona. Selain itu, orang-orang yang mengalami obesitas dan memiliki indeks masa tubuh (IMT) di atas 40 juga masuk dalam tahap pertama vaksinasi sebagaimana dikutip pada cnnindonesia.com.


Warga yang mengalami defisiensi imun seperti transplantasi organ atau konsumsi obat penekan kekebalan, warga dengan riwayat stroke, dan penyakit kronis lainnya termasuk asma juga masuk dalam tahap awal vaksinasi.


Sementara itu, tahap kedua vaksinasi menargetkan orang-orang berusia di atas 50 tahun, tenaga medis, dan warga dengan penyakit kronis asma, diabetes, ginjal, jantung, paru, dan kanker aktif.


Tahap ketiga vaksinasi akan menyasar seluruh warga negara dan penduduk.


Kemenkes menegaskan penyelenggaraan vaksinasi massal ini dilakukan sebagai kelanjutan upaya pemerintahan Raja Salman dalam menangani pandemi.


Baru-baru ini, Saudi mengaku telah memenangkan perang melawan corona setelah mengklaim berhasil mengendalikan angka penularan virus serupa SARS tersebut di seluruh negeri.


Vaksinasi massal ini dilakukan Saudi setelah meresmikan izin penggunaan darurat vaksin corona Pfizer/BioNTech.


Izin tersebut memungkinkan otoritas kesehatan mengimpor dan menggunakan vaksin Pfizer bagi penduduk Arab Saudi. Pfizer pada 18 November lalu mengatakan vaksinnya 95 persen efektif.


Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengatakan akan mengumumkan rencana pendistribusian vaksinasi terhadap 34 juta warganya. (*)