Bersiap Sekolah Tatap Muka, 3.000 Guru Kota Padang Jalani Tes Swab -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Bersiap Sekolah Tatap Muka, 3.000 Guru Kota Padang Jalani Tes Swab

Selasa, 15 Desember 2020

ilustrasi


Padang, fajarsumbar.com - Sebanyak 3.000 guru di Kota Padang, Sumatera Barat, menjalani tes swab untuk persiapan menghadapi sekolah tatap muka yang diperkirakan akan dimulai pada awal Januari 2021.


"Sudah ada sekitar 3.000 guru. Dari 3.000 itu ada empat orang yang positif Covid-19. Saat ini sedang menjalani isolasi," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Fery Mulyani, Selasa (15/12/2020) yang dihubungi melalui telepon.


Diberitakan sebelumnya diberitakan pihak Dinas Pendidikan Kota Padang Sumatera Barat siap menggelar belajar tatap muka pada tahun 2021 mendatang.


Namun sebelum menggelar belajar tatap muka, pihak Dinas Pendidikan melalui sekolah akan meminta persetujuan dari orangtua siswa.


"Kita siap menggelar belajar tatap muka di sekolah. Itu kan dimulai pada Januari tahun 2021," ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Padang Habibul Fuadi, Senin, (30/11/2020) yang dihubungi melalui telepon sebagaimana dikutip pada kompas.com.


Habibul mengatakan bagi orang tua yang tidak setuju dengan belajar tatap muka di sekolah, maka anaknya belajar daring di rumah.


"Intinya harus ada persetujuan dari orangtua siswa. Apakah nanti persetujuan tersebut dibuat di atas materai atau tidak kita lihat nanti," sebutnya.


Untuk sarana dan prasarana sendiri dikatakan Habibul tidak ada masalah.


"Seperti tempat pencuci tangan semua sekolah sudah punya. Namun kita tinggal memastikan saja lagi," paparnya.


Kapasitas diisi setengah

Kapasitas siswa nanti hanya setengah dari biasanya saat belajar dan jarak antar siswa akan diatur.


"Para siswa dan guru nanti wajib menggunakan masker. Selain itu baik guru dan siswa yang demam dilarang untuk masuk sekolah," ujarnya.


Sebelum dimulai belajar tatap muka di sekolah, pihak Dinas Pendidikan akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk melakukan tes swab terhadap guru-guru.


"Harusnya begitu tes swab. Nanti kami akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk masalah tes swab tersebut," katanya. (*)