Bukittinggi Peroleh Dana Hibah Rp4,4 Miliar, Disparpora Monitoring Program CHSE -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Bukittinggi Peroleh Dana Hibah Rp4,4 Miliar, Disparpora Monitoring Program CHSE

Selasa, 29 Desember 2020

Disporo Bukittinggi minitorung program CHSE.


Bukittinggi, fajarsumbar.com - Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Pariwisata Pemuda Olahraga, lakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap program CHSE yang berasal dari Kemenparekraf. Monitoring itu sejak Senin 22 - 31 Desember 2020.


Hal itu dikatakan Kadis Disparpora yang diwakili sekretaris Nenta Oktavia, didampingi Kabid Pemuda dan Olahraga, Wajidi kepada wartawan di Kantor Pariwisata, Senin (28/12/2020).


Menurutnya, monev menjadi salah satu tanggung jawab Disparpora sebagai perpanjangan tangan dari Kemenparekraf, yang telah membantu hotel dan restauran di Bukittinggi. Sebagai perhatian pemerintah akan pelaku pariwisata yang terkena dampak covid-19,  berupa dana hibah tunai yang totalnya sebesar Rp4,4 miliar untuk 41 hotel dan 5 restauran serta rumah makan.

 

“Kita memonitoring distribusi barang yang dibantu, dimanfaatkan atau tidak. Program CHSE yang disosialisasikan, apakah ada diterapkan atau tidak. Sejauh ini masih berjalan baik,  pelaku jasa pariwisata menerapkannya dengan benar," ujarnya.


Tim monev berjumlah sebanyak 27 orang, dibagi dalam 3 tim. Tim gabungan itu, terdiri dari Disparpora, Satpol PP, Badan Keuangan, BPBD, Kepolisian, TNI dan Subdenpom. Tim melakukan monev terhadap pedoman penerapan CHSE (clean, health, safety and environtment sustainability).


Ditambahkan Nenta, hibah diberikan dari Kemenparekraf sebesar Rp6,3 miliar. 70 persen dari dana itu dibagikan kepada masyarakat. Sementara 30 persennya dimanfaatkan oleh Pemda untuk program CHSE. "Setelah bantuan itu kita distribusikan, untuk realisasinya kita lakukan monitoring dan evaluasi,” jelasnya.


Bantuan hibah pariwisata 2020, menjadi salah satu bentuk kepedulian pemerintah terhadap pelaku pariwisata, khususnya hotel, restaurant dan rumah makan, yang ikut terdampak pandemi covid-19.


Untuk Indonesia, hanya 101 kabupaten kota yang mendapat bantuan ini. Dari 101 kabupaten kota itu se-Indonesia itu, hanya 2 daerah di Sumbar yang mendapatkannya. Selain Kota Bukittinggi juga Kota Padang.


Khusus di Kota Bukittinggi bantuan tersebut diserahkan kepada 41 hotel dan 5 restauran serta rumah makan. (gus)