Dekranasda Launching Motif Baju Seragam Daerah -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Dekranasda Launching Motif Baju Seragam Daerah

Selasa, 22 Desember 2020
Ketua harian Dekranasda Solok Selatan Budiman. S.pd. MM


Solsel, fajarsumbar.com - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan melaunching secara resmi Motif Baju Seragam Daerah untuk Pegawai dan Pelajar, di Aula Sarantau Sasurambi. Selasa (23/12/2020).


Dalam sambutannya, Plt. Bupati Solok Selatan yang diwakili Sekretaris Daerah Fidel Efendi mengatakan bahwa peluncuran baju seragam daerah oleh Dekranasda untuk pegawai dan pelajar tersebut diharapkan akan membawa dampak positif terhadap pemerintah daerah, karna motif yang dibuat berdasarkan ciri khas dan ikon Pariwisata Daerah Kabupaten Solok Selatan. 


"Saya menyampaikan Apresiasi, launcing baju motif bagi pegawai dan pelajar ini akan Membawa dampak positif bagi Pemda dan menjadi ciri khas icon pariwisata," katanya.


Ketua DPRD Solok Selatan Zigo Rolanda saat menyampaikan sambutannya.


Sebagaimana yang diketahui tujuan dekranasda menggelar acara ini adalah untuk menggali, melestarikan dan mengembangkan warisan budaya daerah melalui motif untuk seragam baju daerah. Serta mananamkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya seni bagi kehidupan, dan mendorong semangat kewirusahaan. 


Kemudian juga di sampaikan dengan adanya Surat edaran bagi pegawai Pemda Solok Selatan untuk memakai baju seragam daerah pada hari kamis dan jum'at, Dekranasda berinisiatif untuk membuat motif baju khas daerah di tambah lagi untuk pelajar. Katanya


"Saya mendapat informasi dari ketua Dekranasda Solok Selatan, bahwa pengerjaan motif pada seragam berbentuk  sulaman dan Bordiran akan dikerjakan langsung oleh para perajin yang ada di Solok Selatan, berarti secara tidak langsung bagi bapak/ibu sebagai konsumen sudah melakukan pemberdayaan bagi pengrajin di Solok Selatan." ungkapnya


Para desainer busana foto bersama dengan ketua harian Dekranasda.


Dilanjutkan, bahwasanya dengan diadakannya kegiatan ini akan membantu ekonomi perajin daerah.


"Juga kita ketahui, sejak bulan maret Solok Selatan bahkan dunia dilanda musibah Pandemi Covid-19, sehingga semua berdampak dalam segi kehidupan termasuk ekonomi." ujarnya. 


Sejalan dengan Program Nasional Tahun 2021 sampai ke daerah bahkan Nagari yang merupakan Pemerintah paling bawah harus banyak melakukan kegiatan pemberdayaan dalam upaya mengurangi pengganguran serta meningkatkam perekonomian masyarakat,


Dekranasda Solok Selatan bersama Perindagkop dan UKM sudah mulai hal ini, melalui pembuatan motif untuk seragam daerah.


Bersama dengan Ketua Harian Dekranasda.


"Mari sama-sama kita mensupport kegiatan ini sehingga perajin Solok Selatan langsung mendapat peluang pasar di daerahnya sendiri," ujarnya


Rahman juga mengatakan bahwa peluang BUMNAG (Badan Usaha Milik Nagari) untuk bekerja sama dengan perajin yang ada di Nagari masing-masing sebagi bentuk usahanya, sehingga permintaan seragam di Nagari terutama untuk pelajar SD dan SMP bisa terpenuhi dengan bantuan modal Bumnag. Katanya


"Jalinlah kerjasama yang baik dan gunakan potensi dan sumber daya lokal nagari sehingga dana desa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Nagari, di samping itu saya berharap kepada WaliNlnagari untuk bisa meningkatkan kapasitas bagi masyarakat yang berbakat untuk belajar menyulam dan membordir" ungkasnya


"Manfaatkanlah peluang yang difasilitasi oleh Dekranasda dan Pemda, bekerjasama yang baik dan berbagi kesempatan sesama perajin yang ada di Solok Selatan, Motif baju yang sudah dibuat oleh Dekranasda bisa digunakan oleh semua perajin di Solok Selatan, terus tingkatkan kualitas sulaman.


Foto bersama dengan Sekda, Ketua DPRD, Ketua harian Rekranasda, serta perancang busana.


Ketua Dekranasda Budiman mengatakan bahwa Sebagaimana yang diketahui tujuan dekranasda menggelar acara ini adalah untuk menggali, melestarikan dan mengembangkan warisan budaya daerah melalui motif untuk seragam baju daerah. Serta mananamkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya seni bagi kehidupan, dan mendorong semangat kewirusahaan." katanya


Kemudian ketua Dekranasda Solok Selatan mengatakan juga pengerjaan motif pada seragam berbentuk  sulaman dan Bordiran akan dikerjakan langsung oleh para perajin yang ada di Solok Selatan,  bapak/ibu yang menjadi konsumen sudah melakukan pemberdayaan bagi pengrajin di Solok Selatan." ungkapnya


Ketua DPRD Solok Selatan Zigo Rolanda dalam sambutanya mengatakan, DPRD sangat mendukung program program Dekranasda dan di tahun 2021 DPRD akan memakai baju motif daerah, kami sudah berkoordinasi dengan Sekwan untuk memilih motifnya.


Disaat wabah pandemi covid-19 ini, pertumbuhan ekonomi kita jauh menurun, hampir sebagian dunia industri gulung tikar, yang harus kita amankan saat ini adalah  UKM melalui kerajinan dan kreasi milinial


Pemda diharapkan agar bisa menggandeng perbankan dan oerbanknan bisa memberikan pinjaman dengan bunga yang terendah.


Begitu juga perusahaan perusahaan besar yang ada di Solok Selatan ini agar berperran aktif membantu pelaku UKM, dan memberikan pembinaan.


Diakui selama ini perusahaan hanya memberikan dan menyakurkannCSR.nya saja, namun pembinaan tidak pernah diberikan, itupun tidak efektif, yang efektifnya adalah disamping memberikan CSR pembunaan juga sangat diharapkan. (Abg)