Desa Jrahi Ditetapkan Sebagai Desa Wisata Pancasila -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Desa Jrahi Ditetapkan Sebagai Desa Wisata Pancasila

Kamis, 03 Desember 2020



Pati, fajarsumbar.com - Bupati Pati Haryanto,  bersama Wakil Bupati Pati Saiful Arifin (Safin), Sekda Pati Suharyono, Kasdim 0718/Pati Mayor Inf Much. Sholihin, S.Ag,. M.Si dan Forkopimda Kabupaten Pati menghadiri acara Penetapan Desa Jrahi Kecamatan Gunungwungkul sebagai Desa Wisata Pancasila di Kabupaten Pati. Selasa (2/12/2020)


Desa Jrahi Kecamatan Gubungwungkul yang memiliki julukan sebagai Indonesia Mini tersebut merupakan desa wisata berbasis budaya dan daya tarik wisata alam.  Penetapan sebagai desa wisata tersebut dilakukan dalam rangka upaya pemerintah dalam mengbangkitkan ekonomi di era pandemi.

Dalam sambutannya, Bupati Pati menjelaskan bahwa Desa Wisata Pancasila Jrahi ini merupakan desa ke-4 yang ditetapkan sebagai desa wisata.  Desa Jrahi ini imbuhnya, ditetapkan karena selain dari sisi pemandangan alamnya, ciri khas lain yang dimiliki desa ini adalah karena adanya kerukunan yang berkembang antar umat beragamanya.

“Jadi 4 agama seperti Islam, Kristen, Hindu, Budha dan aliran kepercayaan seperti Sapto Darmo yang ada di desa ini tidak pernah berseteru serta selalu saling memahami dan membantu.” jelas Bupati Pati.

Oleh karena itu, Haryanto menghimbau agar kerukunan tersebut selalu dirawat dan dikelola agar desa tetap kondusif. 

“Karena tidak semua desa memiliki wisata alam maupun masyarakat yang guyup rukun. Sehingga selain dari sisi wisata alam, yang tidak kalah penting juga adalah pengembangan wisata religi yang terkait dengan Desa Wisata Pancasila", lanjut Bupati.


Sedangkan terkait Pandemi Covid-19, Bupati Pati menghimbau agar dalam pengelolaan desa wisata, pihak-pihak terkait tetap memperhatikan protokol kesehatan. 

Selain pembatasan wisatawan dari luar, perawatan dari segi sarana prasarana dalam Desa Wisata Pancasila ini juga harus diperhatikan.

“Tempat-tempat wisata mulai dari Embung Mini sampai spot-spot lainnya agar dikelola dengan baik. Jangan hanya bisa menyiapkan tempat saja, namun juga harus dikelola dari sisi kebersihan sampah, toilet, dan lainnya karena semua itu merupakan pendukung dari Desa Wisata”, ujar Bupati Pati.


Sementara itu, dalam sesi wawancara, Kepala Desa Jrahi Miko Adi Setiawan, menjelaskan mengenai bagaimana kondisi seputar Desa Wisata Pancasila Jrahi.

“Jadi terdapat berbagai aspek wisata di sini, seperi aspek alam, buatan, religi, dan agrowisata. SDM dan masyarakat di sini juga sudah mumpuni dan sangat mendukung. Pemberlakukan tata tertib juga sudah bagus karena kemarin kita sempat dicanangkan sebagai desa siaga Corona dan tanggap Corona", jelas Miko.

Bukan hanya itu saja, fasilitas-faslitas penunjang, menurutnya juga sudah termasuk mumpuni dengan tersedianya fasilitas homestay, gedung pertemuan, gedung serbaguna, dan kantor desa wisata. 

“Selain itu juga Desa Jrahi ini pernah dicanangkan sebagai Desa Siaga dan Tanggap Corona. Jadi saya kira untuk ke depannya kita akan melakukan sebaik mungkin demi mengembangkan pariwisata Pati, khususnya Desa Jrahi Kecamatan Gunungwungkal, Kabupaten Pati ini", pungkas Miko.


Sementara itu Kasdim 0718/Pati Mayor Inf  Much. Sholihin, S.Ag,. M.Si ketika ditemui mengatakan dengan adanya desa wisata di akan berdampa kepada meningkatnya perekonomian warga sekitar.

" Dengan meningkatnya perekonomian diharapkan akan mensejahterakan masyarakat desa, dari segi keamanan saya berharap agar pengelola selalu berkordinasi dengan Polsek serta Koramil setempat," Ungkap Kasdim. (fn/m@s)