Dimulai Pekan Depan, Putin Perintahkan Vaksinasi Covid 19 Skala Besar -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Dimulai Pekan Depan, Putin Perintahkan Vaksinasi Covid 19 Skala Besar

Kamis, 03 Desember 2020

ilustrasi


Moskow, fajarsumbar.com - Presiden Rusia, Vladimir Putin, memerintahkan agar program vaksinasi virus Corona (COVID-19) berskala besar dimulai pekan depan di seluruh wilayah negara tersebut. Program vaksinasi Corona ini akan bersifat sukarela.


Seperti dilansir, Kamis (3/12/2020), para guru dan dokter akan menjadi yang pertama dalam antrean program vaksinasi dengan vaksin Sputnik V buatan Rusia. Jumlah pasti guru dan dokter yang diprioritaskan dalam program ini tidak diketahui secara jelas.


Perintah dimulainya program vaksinasi berskala besar itu disampaikan Putin dalam pertemuan online dengan jajaran menteri Rusia pada Rabu (2/12/2020) waktu setempat. Di hadapan jajaran menterinya, Putin menyatakan Rusia akan memproduksi 2 juta dosis vaksin Sputnik V dalam beberapa hari ke depan.


Sputnik V merupakan salah satu dari dua vaksin Corona buatan Rusia yang telah menerima persetujuan regulasi domestik meskipun uji klinisnya belum selesai dilakukan. Dibutuhkan dua dosis atau suntikan vaksin Sputnik V agar bisa ampuh mencegah virus Corona.


Bulan lalu, otoritas Rusia mengklaim bahwa hasil uji klinis sementara menunjukkan vaksin Sputnik V 92 persen efektif dalam melindungi orang-orang dari virus Corona.


"Mari kita sepakati ini -- Anda tidak akan melapor kepada saya pekan depan, tapi Anda akan memulai vaksinasi sekala besar... Ayo mulai bekerja," cetus Putin kepada Wakil Perdana Menteri Rusia, Tatiana Golikova, dalam pertemuan tersebut sebagaimana dikutip pada detik.com.


"Saya memahami bahwa Anda menggunakan bahasa yang sangat hati-hati dan sangat benar bahwa kita berhati-hati. Tapi saya tahu bahwa industrik dan jaringan (kesehatan) secara umum sudah siap. Mari kita ambil langkah pertama ini," tegasnya.


Dalam presentasi terpisah kepada Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) soal vaksin Sputnik V, Menteri Kesehatan Rusia, Mikhail Murashko, menyatakan bahwa Rusia telah melakukan vaksinasi terhadap lebih dari 100 ribu orang-orang berisiko tinggi tertular Corona.


Menurut presentasi itu, lebih dari 45 ribu orang saat ini berpartisipasi dalam uji klinis Sputnik V secara global.


Pada Rabu (2/12/2020) waktu setempat, Rusia melaporkan 25.345 kasus baru dan 589 tambahan kematian akibat Corona dalam sehari. Sejauh ini, menurut data penghitungan terbaru Johns Hopkins University (JHU), total 2.327.105 kasus Corona terkonfirmasi di wilayah Rusia, dengan 40.630 kematian. Rusia menempati peringkat keempat sebagai negara dengan total kasus Corona terbanyak di dunia, setelah Amerika Serikat (AS), India dan Brasil.


Otoritas Rusia menolak menerapkan lockdown saat gelombang kedua virus Corona melanda negara tersebut dan memiliki memberlakukan pembatasan terarah secara regional di wilayah-wilayah tertentu. (*)