Embung Sungai Abu Dirancang Sebagai Objek Wisata Air -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Embung Sungai Abu Dirancang Sebagai Objek Wisata Air

Selasa, 15 Desember 2020

Inspektur Hendra Aswara didampingi Wali Nagari Yasman tinjau Embung Desa di Nagari Toboh Gadang, Kecamatan Sintuk Toboh Gadang.


Pd.Pariaman, fajarsumbar.com - Inspektur Hendra aswara melakukan peninjauan lokasi Wisata Embung Sungai Abu Tabek Gadang di Nagari Toboh Gadang, Kecamatan Sintuk Toboh Gadang, Kabupaten Padang Pariaman, Senin (14/12/20).


Wisata Embung Desa yang dikelola Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) ini dibawah pembinaan walinagari setempat.


Embung seluas lebih dari 8 hektare ini dirancang sebagai objek wisata air, sepak bola, gazebo dengan suasana pedesaan. 


"Potensinya sangat bagus, wisata keluarga dan para millenial untuk datang ke embung ini," kata Mantan Kabag Humas itu. 


Ia menyampaikan bahwa Inspektorat Padang Pariaman juga sedang melakukan audit dalam pengelolaan dana desa atau nagari. 


Audit dana nagari tersebut, sebut dia,untuk memastikan dana nagari dilaksanakan secara akuntabel dan transparan. 


"Sebagaimana arahan pimpinan, agar Inspektorat selalu melakukan pembinaan kepada  perangkat nagari dalam pengelolaan dana desa" ujar Hendra Aswara.


Tim Inspektorat akan berada di kantor nagari selama audit berlangsung. Hendra pun berharap kerja sama dari perangkat nagari terhadap data dan dokumen yang dibutuhkan auditor. 


Sementara itu, Wali Nagari Toboh Gadang Yasman mengatakan embung desa tersebut telah mendapat bantuan dari Kementerian Desa dan Daerah Tertinggal. 


Kata dia, adanya embung desa ini untuk mengangkat potensi desa demi kesejahteraan masyarakat.


"Insha Allah, kita juga sediakan lahan untuk pembangunan kolam renang, kolam pancing, polo air, loncat indah. Kami mohon dukungan dari Kementerian Desa, Kementerian Pariwisata dan Pemerintah Daerah," minta Yasman mengakhiri.


Embung Sungai Abu, Nagari Toboh Gadang tersebut telah mendapatkan bantuan dari Kementerian Desa dan Daerah Tertinggal sebesar Rp 2 milyar. Untuk kedepan, diharapkan bantuan untuk kelanjutan pembangunan fasilitas embung desa tersebut.(saco)