Irwan Salah Satu Perantau Sei. Limau Sukses di Jakarta -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Irwan Salah Satu Perantau Sei. Limau Sukses di Jakarta

Kamis, 31 Desember 2020

.

Jakarta, fajarsumbar.com - Bagi kebanyakan kaum muda Minang merantau merupakan kata yang teramat sakral dan menjadi diilema tersendiri buat orang yang sedang menjalankannya. Jauh dari keluarga dan kampung halaman pasti membuat perasaan rindu terus membayangi perasaan.


Namun, hal tersebut harus di lakukan, karena adanya keinginan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik dan mendapatkan penghasilan yang lebih baik di tanah rantau.


Apa pun alasannya, tanah rantau adalah tempat untuk menempa diri menjadi lebih baik, tidak berputus asa dan berkeluh kesah dengan keadaan yang sulit seperti sekarang.


Siapa yang tak kenal H. Irwan,  khususnya masyarakat Sungai Limau Pariaman, warga serta karib kerabat di Jakarta pada umumnya.


Namun dibalik kesuksesan tersebut tak seorangpun tahu bagaimana perjuangan seorang Irwan, bahkan tak seorangpun menyangka Irwan berdiri dan besar di Jakarta, tepatnya di Kota Bekasi,  yang merupakan tanah rantau dan bukan tanah kelahiran Irwan, papar Naswarmen sahabat H.Irwan menjelaskan kepada fajarsumbar.com.


Meskipun berasal dari Sungai Limau,  namun ia tidak memulai bisnisnya di kota kelahirannya tersebut.


Ia mulai merantau ke kota Jakarta selepas menamati pendidikan di Politeknik Unand tahun 1992.


Setibanya di Jakarta, Irwan bekerja di salah satu perusahaan Asing bernama Sneider perusahaan yang bergerak di bidang peralatan listrik hingga tahun 1998, Irwan mendirikan perusahaan sendiri bernama PT. Megarindo Jaya.


Lika liku perjalanan usaha yang sulit dan pahit lambat laun usahanya mulai membuahkan hasil. Dari waktu ke waktu , berkat kesabaran dan kegigihannya dalam berusaha dan dengan skill yang kuat dan pola pikir maju, mulailah membuka kantor pertamanya di daerah Lubang Buaya TMII.


Pada akhirnya dengan kantor ini , saat ini telah mempekerjakan karyawan lebih kurang  15 orang  dengan sistem perekrutan karyawan, tanpa seleksi rumit seperti kebanyakan perusahaan yang ada saat ini, papar.(*)