Kasus Truk Rem Blong Menewaskan Ibu dan Anak di Aur Malintang Diduga Ada Unsur Kelalaian -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Kasus Truk Rem Blong Menewaskan Ibu dan Anak di Aur Malintang Diduga Ada Unsur Kelalaian

Selasa, 15 Desember 2020
Warga setempat ramai-ramai mendatangi lokasi kejadian untuk memberikan pertolongan untuk mengevakuasi korban.


Aur Malintang, fajarsumbar.com - Kasus rem blong sebuah truk menggilas dan menewaskan seorang ibu rumah tangga pengendara sepeda motor yang membocengi anaknya di Pandakian Gasan Kaciak, Kecamatan IV Koto Aua Malintang, Kecamatan Sungai Geringing, Padang Pariaman diduga ada unsur kelalaian.


Hal itu dibenarkan Kapolsek Aua Malintang, Ipda Sudirman. “Inilah yang akan kita usut,” ulasnya, Selasa (15/12/2020).


Kapolsek pun tidak menampik adanya faktor kelalaian dalam proses pengangkutan alat berat tersebut. 

Salah satunya menyangkut soal kelayakan kendaraan. 


Menurutnya, truk pengangkut mesin gilas itu sudah tua dan tidak layak melewati jalan tersebut, karena medannya jalan yang begitu berat dan penurunan yang tajam. Sangat berbahaya kendaraan yang melewati lokasi tersebut mobil tua dengan beban yang sangat berat.


Kemudian, ulas Sudirman, dalam mengangkut alat berat semestinya harus ada pengawalan dari pihak petugas. "Kami akan selediki peristiwa ini, sehingga ke depan tidak ada lagi peristiwa seperti ini terulang lagi," ujarnya.


Sebagaimana diketahui, Senin (14/12/2020), sebuah truk mengangkut alat berat remnya blong, di penurunan Gasan Kaciak, Aur Malintang. 


Akibatnya truk tersebut menggilas sebuah sepeda motor yang dikemudikan Fitri Nelza (43) yang memboncengi anaknya, Masfi Hariandi Candra (9) korban tewas sangat mengenasnya di tempat kejadian. 


Peristiwa berdara itu persis lokasinya dekat Jembatan Batang Gasan Kaciak, perbatasan Kecamatan IV Koto Aua Malintang dan Kecamatan Sungai Garinggiang, Padang Pariaman sekitar pukul 14.00.


Menurut informasi, peristiwa terjadi ketika truk pengangkut mesin gilas, Isuzu TX, BA 8007 AX yang dikemudikan, Syafruddin itu hendak melewati penurunan menjelang Jembatan Batang Gasan Kaciak. Tiba-tiba rem truk tersebut blong.


Pada waktu bersamaan, dari arah berlawanan muncul pula sepeda motor. Sepeda motor, Yahama Mio BA 6762 WR yang dikendarai Fitri Nelza datang dari arah bawah. 

                                                                                              

Malang tak dapat dielakkan, truk pengangkut mesin gilas itu menghantam sepeda motor korban. Korban, Fitri Nelza dan anaknya yang dia boncengi, Masfri Hariandi Candra dilaporkan meninggal di tempat kejadian.(heri/ab)