Lulusan ARO LPTKSB Jadi Incaran Dunia Usaha -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Lulusan ARO LPTKSB Jadi Incaran Dunia Usaha

Rabu, 16 Desember 2020
Ketua Akademi Refraksi Optisi YLPTKSB Padang, Amril Amir Dt Rajo Lelo saat memberikan sambutan.


Padang, fajarsumbar.com - Akademi Refraksi Optisi Lembaga Pendidikan Tenaga Kesehatan Sumatera Barat (ARO LPTKSB) Padang kembali mewisuda 56 lulusan di Hotel Grand Inna, Padang, Rabu (16/12/2020).


Ketua Akademi Refraksi Optisi YLPTKSB Padang, Amril Amir Dt Rajo Lelo, mengatakan, sejak tahun 1991 sampai sekarang, ARO  telah meluluskan mahasiswa 795 orang dan telah bekerja di puskesmas, rumah sakit, dan klinik mata yang ada di Indonesia. Bahkan banyak yang menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan pengusaha optik.


“Jumlah mahasiswa ARO LPTKSB saat ini terus mengalami peningkatan setiap tahunnya,” terangnya di depan acara wisuda XXV tahun akademik 2019/2020.


Disebutkan, masih banyak Puskesmas yang ada di Sumbar yang belum memiliki tenaga ahli refraksi untuk kesehatan mata, sehingga diharapkan ke depan pemerintah daerah bisa merekrut lulusan ARO LPTKSB untuk mengisi kekosongan itu.


“Apalagi dengan bergabungnya ARO LPTKSB dengan Kopertis Wilayah X, kami berharap bisa terus dibimbing dengan baik. Tentunya dengan pembenahan-pembenahan demi kamajuan ARO ke depan,” katanya.


Disebutkan, para lulusan diminta jangan berpuas diri dengan gelar yang didapat saat ini. Karena dari pihak kampus akan mendorong para alumninya untuk melanjutkan sampai S1, S2, dan S3.


Dikatakannya, Yayasan LPTKSB didirikan pada 1990. Dimana didirikan oleh Anas Malik dan pada 1991 itu sudah ada izin dari Kementerian Kesehatan dan langsung menerima 45 orang mahasiswa. Modal 45 mahasiswa saat itu ARO LPTKSB berdiri sampai sekarang. 


Lulusan ARO LPTKSB banyak diminati oleh dunia usaha. Bahkan lulusan ARO LPTKSB hanya menunggu ijazah saja dan setelah itu akan langsung diterima di berbagai optik, tidak saja di Sumbar bahkan di luar Sumatera Barat.


“Untuk apa terima banyak-banyak apabila jadi pengangguran, tapi diterima terbatas langsung bekerja,” ujarnya.


Saat ini ARO LPTKSB memiliki dosen dengan kualifikasi S2 seluruhnya. Dimana ada beberapa dosen tetap dan dosen luar biasa. “Dan semuanya sudah punya sertifikasi pendidik,” tukasnya. 


Secara prodi dan institusi lanjutnya, ARO LPTKSB sudah terakreditasi dan itu akan diperbaharui sesuai dengan ketentuan Kemenristek Dikti.(roni dz/dedi)