Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Hanya Sampai 15 Desember 2020 -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Pemutihan Denda Pajak Kendaraan Hanya Sampai 15 Desember 2020

Selasa, 01 Desember 2020

Padang, fajarsumbar.com - Pemerintah Propinsi Sumatera Barat, kembali memperpanjang pelayanan pengapusan denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) dan Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ) atau iuran wajib Jasaraharja, hingga 15 Desember 2020.


"Pengapusan denda tersebut, khusus untuk PKB dan SWDKLLJ, sedangkan pengapusan denda BBNKB, tidak hanya untuk kendaraan bernomor polisi BA saja,  tetapi juga bagi kendaraan non BA atau luar Sumatera Barat," jelas Kepala Unit Pelayanan Teknik Daerah UPTD Pendapatan Propinsi di Padang, Hidayat Dahlan, SH, MH., ketika ditemui fajarsumbar.com di ruang kerjanya, Selasa, (1/12/2020).


Menurut Hidayat, upaya yang dilakukan Pemerintah Sumatera Barat, dari 1 September - 15 Desember 2020, merupakan kepedulian dalam rangka membantu dan meringankan beban masyarakat yang terdampak ekonomi akibat pandemi Covid- 19.


Dijelaskan, program ini, tidak terkait dengan pengapusan pajak kendaran, namun hanya untuk pengapusan denda pajak kendaraan saja, sedangkan pokok pajak kendaraan tetap dibayar sesuai dengan aturan yang berlaku, begitu juga dengan pokok pajak BBNKB dan SWDKLLJ.


Sejak diberlakukanya pemutihan denda pajak kendaraan oleh Pemerintah Propinsi Sumatera Barat, dalam 2 bulan terakhir ini ternyata kesadaran masyarakat yang mengurus denda pemutihan pajak tersebut cukup tinggi.


Hal ini, terlihat dari realisasi target pemasukan pelayanan pemutihan denda PKB, BBNKB dan SWDKLLJ sampai bulan November, khusus di Kota Padang, telah tercapai 100 persen dan diharapkan bulan Desember ini, realisasinya bisa juga tercapai 100 persen.


Kepada masyarakat yang akan mengurus pemutihan denda pajak kendaraan yang hanya tinggal 15 hari lagi, agar segera mamananfaatkan waktu yang cukup singkat ini, karena kedepan belum tentu lagi Pemerintah Propinsi Sumatera Barat akan melakukan program yang sama.


Pemilik kendaraan yang akan mengurus pemutihan denda itu menurut Hidayat, bisa mendapat pelayanan dan kemudahan melalui Kantor Samsat di seluruh Sumatera Barat, sedangkan di Kota Padang, antara lain melalui Kantor Samsat Jalan Asahan Padang, Samsat Corner di Plaza Andalas, Mobil Samsat Keliling dan di Kristin Hakim Lubuk Buaya Kecamatan  Koto Tangah Kota Padang.


Pemilik kendaraan yang akan mengurus pemutihan denda pajak kendaraan yang jatuh tempo setiap tahun cukup membawa membawa Surat Tanda Kepemilikan Kendaraan (STNK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli, sedangkan untuk kendaraan yang telah jatuh tempo 5 tahun, ditambah dengan BPKB, KTP, STNK dan melakukan cek fisik kendaraan.


Untuk pengurusan BBNKB yang telah jatuh tempo 5 tahun, dengan syarat KTP asli dari orang yang akan memilki kendaraan, sedangkan bagi kendaraan yang melakukan BBNKB non BA dari luar propinsi, akan diproses terlebih dahulu di Samsat Padang, setelah datangnya dokumen kendaraan atau cabut berkas asal daerah kendaraan dimaksud.


Setelah itu, petugas Samsat Padang menerebitkan BPKB, melakukan pembayaran pajak, mencetak STNK dan pembuatan plat nomor kendaraan, namun sebelumnya, juga harus dilengkapi  dengan KTP atau Kartu Keluarga (KK).


Di Kota Padang, saat ini tercatat sekitar 2.000 unit kendaraan yang wajib pajak, karena pajak kendaraan merupakan salah satu penunjang Pemasukan Asli Daerah (PAD) Propinsi Sumatera Barat.


Program pemutihan ini berdasarkan Peraturan Gubernur Sumatera Barat Nomor 60 Tahun 2020 tanggal, 11 Agustus 2020 tentang Penghapusan Sanksi Administrasi PKB, BBNKB dan Pembebasan BBNKB 2020.(Rony Dz)