Sales Marketing Aldi Residen Gelapkan Uang Perusahaan -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Sales Marketing Aldi Residen Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 23 Desember 2020

Kasat Reskrim Polres Tanah Datar AKP Purwanto. SH


Tanah Datar, fajarsumbar.com - Seorang wanita cantik Sales Marketing Aldi Residen berinisial RF (37 tahun) warga Aldi Residen Pagaruyung Kecamatan Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar berurusan dengan Satreskrim Polres Tanah Datar, karena diduga terlibat dalam penggelapan uang perusahaan PT. Rical Bersaudara yang mengelola perumahan Aldi Residen. 


Kapolres Tanah Datar melalui Kasat Reskrim AKP Purwanto, SH kepada fajarsumbar.com membenarkan, Rabu (23/12/20), jika pihaknya telah menerima pengaduan Hijardi dari PT. Rical Bersaudara Batusangkar yang mengelola perumahan Aldi Residen, sehubungan dengan penggelapan uang oleh RF dalam pembayaran uang akad perumahan tersebut. 


Dikatakan, pihak PT.Rical Bersaudara Batusangkar telah melaporkan karyawannya RF melalui laporan polisi, LP no.167/K/XII/2020 tanggal 16 Desember 2020, dengan tuduhan melakukan penggelapan uang perusahaan, sehingga PT. Rical Bersaudara dirugikan Rp.28.650.000,- dalam bentuk uang DP atau uang muka dan akad kredit.


Menurut Kasat Reskrim Purwanto, tersangka RF telah memungut uang DP dan uang akad kredit terhadap tiga orang calon pembeli rumah di Aldi Residen mading-masing Frisye Angguni (26 tahun) warga Malana Ponco, Nagari Baringin Kecamatan Lima Kaum, Anisaul Khairat (35 tahun) tenaga honorer IAIN Batusangkar alamat Balai Panjang Lareh Sago Halaban dan Desnita pensiunan warga Jorong Bukit Gombak Nagari Baringin Kecamatan Lima Kaum.


“Kasus ini terungkap, ketika akan dilakukan akad kredit pada salah satu Bank di Batusangkar, ternyata ketiga korban belum menyetorkan uang kewajiban dalam bentuk DP dan uang akad kredit,” kata Purwanto menambahkan.


Kasat mengatakan bahwa RF mengakui, ternyata uang dibayar korban calon pembeli perumahan tidak disetorkan tersangka kepada perusahaan dan uang itu digunakan pelaku untuk kepentingan pribadi. Akibatnya, pihak perusahaan dirugikan dan harus mengganti uang yang telah dipungut dari calon pembeli.


“Terhadap kasus ini, kita sedang melakukan pengembangan, jika masyarakat yang telah menjadi korban penipuan tersangka RF agar melaporkan kepada pihak perusahaan atau ke Reskrim Polres Tanah Datar,” tutur Purwanto.


Barang bukti yang disita berupa kwitansi penerimaan uang dari calon pembeli Aldi Residance. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannnya, tersangka dijerat dengan padal 372 dan 378 KUHP tentang penipuan, dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. (fdy)