Seluruh Objek Wisata Bukittinggi Ditutup 31 Desember - 1 Januari 2021 -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Seluruh Objek Wisata Bukittinggi Ditutup 31 Desember - 1 Januari 2021

Senin, 28 Desember 2020

Kapolres Bukittinggi saat jumpa pers Senin (28/12/2020).


Bukittingi, fajarsmbar.com - Guna memutus mata rantai Covid-19 dan timbulnya klaster baru, seluruh objek wisata di Bukittinggi ditutup mulai 31 Desember 2020 - 1 januari 2021.


Hal ini disampaikan Kapolres Bukittinggi AKBP Dody Parawiranegara, SH. S.I.K MH didampingi Waka Polres Kombes Indra Sandy PS. SIK  Kabag OPS Pane dan jajarannya dalam jumpa pers di Aula Polres Bukttinggi Senin (28/12/2020).

 

”Kita akan meninggalkan tahun 2020 dan mamasuki tahun baru 2021, dalam kesempatan ini menyampaian dalam pelayanan kepada masyarakat, dan penyelesaian berbagai kasus-kasus yang masuk," ujar Kapolres.


Pertama peningkatan pelayanan kepada masyarakat, diantaranya program Free Coarching SIM, Remadial SIM dan 16 Itam lainnya. Operasi prokes di Bukitiggi Tahun 2020.


Sementara untuk jumlah personil di Bukittinggi 1 : 815 orang, Tahun ini juga memberikan penghargaan kepada anggota Polisi berjumlah 24 personil, dan masyarakat 1 orang. Pemberian sanksi untuk 3 personil (narkoba dan pelanggaran disiplin), pengaduan masyarakat 14 dan 52 permohonan informasi.


Lebih lanjut kata Kapolres, dalam Lakalantas yang ditangani Polres Bukittinggi 2020 , dari jumlah kasus Tuhun 2019 (221) pada Tahun 2020 (162)  turun 27 %, namun dari kerugian materil Tahun 2019 Rp566.500.00 Tahun 2020 RP591.700.00 atau  naik 4,4%.


Untuk kriminalitas jumlah tindak pidana turun 32 %, penyesaian naik sebesar 63 % Tahun 2020. Sementara tindak Pidana Curat, Curas dan Curanmor dari 108 kasus penyelesaiaannya 107 kasus, 1 orang masih DPO.


Sementara kasus narkoba di Polres Bukittinggi, turun 33 %, Korupsi naik 100 %, Legal Loging naik 100 % dan Legal Mining naik 100 %, dan banyak prestasi lainnya di Tahun 2020 ini, ungkap Kapolres.


Ditambahkan Kapolres, penyambutan Tahun baru 2021 tidak diakan kondisi  tidak normal. Penangannya juga harus tegas dan disiplin, Covid-19 bukan tanggung jawab Polres, Kodim, maupun Walikota. “Namun tanggung jawab kita bersama untuk memutus mata rantai dan penyebaran Covid-19," ujarnya.


Diimbau kepada masyarakat baik warga Bukittinggi maupun yang berlibur, wajib mematuhi protokol kesehatan (Prokes), selalu pakai marker, rajin cuci tangan, hindari berkerumun dan kalau tidak perlu jangan keluar rumah.


Untuk antisipasi timbulnya klaster baru, semua objek wisata di Bukittinggi ditutup mulai 31 Desember 2020 sampai 1 Januari 2021. Yang perlu diketahui masyarakat  bahwa, di Bukittinggi tidak ada acara penyambutan tahun baru 2021 dan akses kendaraan ke Jam Gadang ditutup untuk kendaraan roda dua dan roda empat. (gus)