STMIK Indonesia MoU dengan Politeknik Negeri Padang, 65 Persen Mahasiswa Menimba Ilmu di PTS -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

STMIK Indonesia MoU dengan Politeknik Negeri Padang, 65 Persen Mahasiswa Menimba Ilmu di PTS

Rabu, 23 Desember 2020

Direktur PNP Surfa Yondri, Ketua STMIK Indonesia Padang Masyhuri Hamidi, Ketua LLDIKTI HERRI dan Sekretaris Yayasan Amal Bakti Mukmin Ismail Gusman.

Padang, fajarsumbar.com Penyelenggara Pendidikan Tinggi (PT) di Indonesia, 60 persen mayoritas dikelola Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Lebih kurang dari 8,1 persen mahasiswa yang mendaftar pada seluruh PT negeri, namun 60 - 65 persen mereka menjalani pendidikan di PTS


Artinya, kualitas SDM itu, 60 persen sangat ditentukan oleh PTS, apabila PTS tidak berkualitas otomatis 60 persen Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia tentu tidak berkualitas juga.


Hal tersebut, diungkapkan Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah X Sumbar Riau, Jambi dan Kepri Propesor. Dr Herri, MBA, kepada fajarsumbar.com, pada Memorandum of Understanding (MoU), antara STMIK Indonesia Padang dengan Politeknik Negeri Padang (PNP) di Auditorium Kampus STMIK Indonesia  Jalan Khatib Sulaiman Padang, Senin,(19/12/2020)


Menurutnya, jika SDM Indonesia tidak berkualitas dan tidak didukung dengan kompetensi, minimnya ilmu pengetahuan, kurang keterampilan dan tidak berakter, maka apa yang harus di perbuat untuk bangsa ini kedepan


Herri mengapresiai dan merasa bangga, adanya kerjasama antara PNP dan STMIK Indonesia Padang dan diharapkan kerjasama ini, agar bisa ditindak lanjuti dan menghasilkan suatu yang bermanfaat bagi kedua belah pihak.


Kerjasama antara PTN dan PTS ini, juga merupakan salah satu langkah maju, sehingga tidak ada lagi perbedaan antara PTN dan  PTS dari segi kualitas pendidikan.


Dengan adanya kerjasama ini, ungkap Herri, STMIK Indonesia Padang ke depan bisa menjadi salah satu lembaga pendidikan tinggi terkemuka dan mampu mengasilkan SDM yang berkualitas.


Ketua STMIK Indonesia Padang, Masyhuri Hamidi SE. MSi. Phd. CFP mengatakan, kerjasama yang diupayakan dengan PNP ini, terkaiit STMIK Indonesia Padang, akan membuka Program Study (Prody) baru yakni, Informatika dan Bisnis Digital Program Strata Satu (S1), sedangkan prody Sistem Informasi Program (S2)


Pembukaan Prody Informatika dan Bisnis Digital S1 serta Prody Sistem Infirmasi S2 itu, tidak terlepas dari rekomendasi yang dilakukan Kepala LLDIKTI Wilayah X Profesor Dr Herri. MBA.


Untuk itu, sebut Masyhuri Prody Informatika dan Bisnis Digital S1 serta Prody Sistem Informasi S2 itu, tahun akademik 2020 / 2021, telah bisa menerima mahasiswa baru.


Hal ini tentu tidak terlepas dari upaya dan bantuan dari kepala LLDIKTI Wilayah X untuk menjembatani ke Direktorat Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud)


Kerjasama yang akan diupayakan dan didiskusikan, tidak hanya menyangkut pembukaan prodi baru S1 dan prody S2 saja, tetapi juga terkait dengan Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Masyarakat.


Direktur Politeknik Negeri Padang (PNP) Doktor Surfa Yondri, ST.,SST.,M.Kom mengatakan, upaya yang akan dilakukan melalui kerjasama dengan STMIK Indonesia Padang ini, terutama  peningkatan kulitas SDM dan Tridarma Perguruan Tinggi.


Kerjasama ini, juga saling mengisi antara kedua belah lihak, karena PNP memiliki Prodi Teknologi Informasi dalam usaha penguatan aktifitas kemahasiswaan.


Tidak hanya dalam bentuk penerimaan mahasiswa baru saja, namun kata Surfa, juga tentang aktifitas Dosen dan maasiswa, pertukaran mahasiswa atau belajar silang melalui kedua PT dimaksud.


Selain itu, akan mengadakan suatu iven berupa kegiatan mahasiswa  dibidang IT, seperti Robot, namun setelah dilakukan Memorandum Understanding Agreement (MUA).


MoU antara STMIK Indonesia Padang dengan PNP itu, masing- masing dilakukan oleh Ketua STMIK Indonesia Padang, Masyhuri Hamidi SE. MSi. Phd. CFP dan Direktur Politeknik Negeri Padang (PNP) Doktor Surfa Yondri ST.,SST.,M.Kom


MoU tersebut, selain disaksikan Sekretaris Yayasan Amal Bakti Mukmin Padang Ismail Gusman. SE, Kepala  LLDIKTI Wilayah X Profesor Dr Herri. MBA, sedangkan dari PNP Wakil Direktur Tiga Bidang Kerjasama dan Kemahasiswaan Junaidi.


Hadir pada kesempatan itu, Wakil Ketua II Bidang Administrasi (ADM), Sumber Daya Manusia (SDM) STMIK Indonesia Padang, M. Dahniel Dahlan. SE. M.M dan mantan Wakil Ketua Ketua II Periode 2015- 2019 Drs. Rajab.M.Pd, sejumlah dosen dan karyawan. MoU itu tetap mematuhui protokol kesehatan.(Rony Dz)