153 Siswa SMKN 1 Solok Selatan Dilepas PKL -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

153 Siswa SMKN 1 Solok Selatan Dilepas PKL

Senin, 04 Januari 2021
Ketua MS H.Syukrial Syukur Dt Majo Basa didampingi kepala sekolah dan ketua komite saat memasangkan kokarde pertanda dilepasnya para peserta PKL tahun 2021, Senin (4/1/2021).

Solsel, fajarsumbar.com - Sebanyak 153 orang siswa siswi SMKN 1 Solok Selatan dilepas untuk pelaksanaan Praktek Kerja Lapangan (PKL) gelombang pertama.


Pelepasan sejumlah siswa siswi SMK ini berlangsung di aula pertemuan sekolah dan dihadiri ketua Majelis Sekolah MS ketua Komite bersama anggota, para guru pembimbin, Senin (4/1/2021).


Kepala sekolah SMKN 1 Solok Selatan Efrisol dalam laporanya menyampaikan. Untuk gelombang pertama ini dilepas sebanyak 153 dengan jumlah pembimbing 25 orang berangkat pada tanggal 7Januari dan berakhir 31 maret 2021dan siswa yang berangkat itu adalah kelas XI.


Akibat adanya kasus wabah covid-19, semula mereka akan melaksanakan PKL itu hanya di S3 saja Kota Solok, Kabupaten Solok dan Solok Selatan, oleh karena ada jurusan perhotelan dan S3 tidak ada perhotelan dan tidak mencukupi maka diambil keputusan untuk sebagian siswa PKL di Kota Padang dengan jumlah 15 tempat PKL.


Dan ada permintaan keluarga ada yang PKL di Jambi dan di Lubuk Lingga, Sumatera Selatan.


Praktek Kerja Lapangan PKL adalah pendidikan sistim ganda dan tempat membuka lapangan kerja, ditempat PKL siswa harus kreaktif dan punya etika.


Keberhasilan sebuah sekolah SMK itu adalah keberhasilan lulusan SMK bisa bekerja dimana saja, bukan keberhasilan seratus persen lulus, artinya tamatan SMK itu harus bekerja bukan melanjutkan ke yang lebih tinggi, SMK itu harus bisa Bekerja Melanjutkan Wirausaha (BMW)


Tahun kini kita mendapatkan satu bantuan yaitu peralatan tata boga dengan total bantuan Rp 800 juta dari, inilah nanti yang akan dimanfaatkan oleh para siswa jurisan tata boga, kedeoan nanti pihak sekokah akan melakukan kerja sama dengan sejumlah pengusaha dan pemda Solok Selatan kerja sama deengan produk tata boga ini


Siswa yang tamatan SMK itu dituntut dan harus berani membuka sebuah lapangan kerja dan wira usaha yang mandiri


Diharapkan kepada siswa yang PKL harus serius galilah ilmu tambah pengalaman siswa selama tiga bulan saat PKL, jangan sia siakan kesempatan menambah ilmu dengan menjaga nama baik siswa dan sekolah, jangan pernah melanggar kode etik sekolah dan melanggar perjanjian disaat PKL.


"Jika ada yang melanggar dari perjanjian yang sudah disepakti, kami pihal sekolah tidak akan beri toleransi dan jika ada yang merusak nama baik sekolah akan dikembalikan kepada orang tua dan dikeluarkan dari sekolah, itu sudah kesepakatan dengan orang tua siswa," tegas Efrisol.


Ketua komite SMKN1 Solok Selatan Jhoni Wardi Dt Malin Pangulu menambahkan, siswa yang PKL ditempat PKL itu bukan dikirim untuk bekerja akan tetapi belajar dan menuntut ilmu dibidang usaha, dan harus bertanggung jawab dalam pelaksanaan PKL, harus beradab tasi, menyesuaikan diri dengan kondisi ditempat melaksanakan tugas PKL.


Sementara itu Ketua Madjilis Sekolah (MS) H.Syukrial Syukur Dt Majo Basa, selaku peanggung jawab siswa PKL berharap, dalam melaksanakan PKL siswa harus menjaga tingkah laku, ini merupakan kesemoatan bagi siswanuntuk menuju masa depan, dalam PKL itu siswa bisa menyamakan pendidikan sekokah dengan dilapangam, siswa harus juga mendapatkan ijazah PKL dan ini merupakan syarat juga bagi siswa disekolah 


Dalam melaksanakan PKL harus disiplin jaga diri, jaga nama baik sekolah, jangan seperti preman dan anak anak ABG, kurangi pengunaan HP disaat melaksanakan PKL. 


Mudah mudahan semua siswa SMKN1 Solok Selatan yang PKL bisa menghindahkan semua aturan baik yang dibuat disekolah maupun diperusahaan nantinya, sehingga berhasil dalam melaksanakan PKL. (Abg)