1.560 Dosis Vaksin Covid-19 Tiba di Padang Panjang, Walikota dan Wakil Jadi Sasaran Pertama Disuntik -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

1.560 Dosis Vaksin Covid-19 Tiba di Padang Panjang, Walikota dan Wakil Jadi Sasaran Pertama Disuntik

Minggu, 31 Januari 2021
Kadis Kesehatan Padang Panjang, Nuryanuar ketika memberikan penjelasan pelaksanakan vaksinasi Covid-19


Padang Panjang, fajarsumbar.comSebanyak 1.560 dosis vaksin Covid-19 sudah sampai di  Padang Panjang, setelah dijemput dan dikawal ketat pihak kepolisian ke Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar. 


Walikota, H. Fadly Amran, Wakil Walikota, Drs. Asrul bersama Forkopimda menjadi kelompok pertama yang akan divaksin, pertama divaksin. Selanjutnya tenaga kesehatan. 

 

“Vaksinasi direncanakan Rabu 3 Februari atau Kamis 4 Februari. Pak Wali, Pak Wawako, Pak  Sekda, bapak-ibu dari Forkopimda menyatakan siap untuk divaksinasi,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Drs. H. Nuryanuwar, Apt. M.Kes, MMR, Minggu (31/1) di Padang Panjang.

 

Nuryanuwar menjelaskan, rentang usia masyarakat yang divaksinasi yaitu umur 18 sampai 59 tahun. Kemudian, bagi masyarakat yang pernah terpapar Corona tidak divaksinasi. 


“Bagi yang pernah terpapar Covid-19 tidak divaksinasi. Karena virusnya sudah ada dalam tubuhnya. Vaksin itu kan virus yang dimasukkan ke tubuh,” katanya.

 

Dalam melakukan vaksinasi, lanjut Nuryanuwar, ada beberapa tahapan. Di antanya pemeriksaan kesehatan. 

“Orang yang punya riwayat hipertensi, jantung tidak divaksinasi. Bila kondisi tubuh kurang fit sewaktu akan divaksinasi, maka akan ditunda,” ungkapnya. 

 

 Nuryanuwar mengatakan, masyarakat tidak perlu ragu untuk divaksinasi karena tidak ada mudaratnya. Justru dengan divaksinasi akan memberikan manfaat. 


“Efek bagi tubuh tidak begitu berarti. Paling nyeri sedikit pas kena jarum suntik. Setelah saya tanya kepada mereka yang pernah divaksinasi, yang dirasakan hanya sedikit mengantuk. Nggak apa-apa. Jangan mudah terpengaruh oleh hoax,” jelasnya. (syam)