30 Persen Tamatan SD di Bungus Tak Bisa Lanjutkan Pendidikan, Begini Komentar Ketua DPRD Padang -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

30 Persen Tamatan SD di Bungus Tak Bisa Lanjutkan Pendidikan, Begini Komentar Ketua DPRD Padang

Rabu, 27 Januari 2021
ilustrasi

Padang - Ketua DPRD Kota Padang Syafrial Kani mengungkap, 30 persen anak-anak tamatan SD di Kecamatan Bungus tidak bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan berbagai alasan.


"Saya mendapatkan data itu. Miris saya melihatnya, kenapa ini bisa terjadi," kata Syafrial Kani kepada awak media, di Padang Panjang, Rabu, 27 Januari 2021.


Dikatakan Syafrial Kani, kondisi tersebut harus menjadi perhatian bersama semua pihak. Ia menegaskan, persoalan itu harus dilihat secara komprehensif atau menyeluruh.


Tak hanya itu, kata Syafrial Kani, keinginan mewujudkan Kota Padang sebagai kota madani, hanya tinggal cerita.


"Buktinya, sampai saat ini di Padang MAN hanya berjumlah tiga, di tempat lain malah enam. Kenapa di Padang tidak bisa ditambah," katanya.


Ia menegaskan, sebenarnya tergantung dari niat. Jika niat untuk menyediakan lahan untuk pembangunan sekolah MAN tadi ada, maka tidak ada yang sulit, tinggal dikomunikasikan saja dengan instansi terkait, yaitu Kementerian Agama.


Demikian juga dalam penambahan SMA di Kota Padang. Persoalan lahan juga tergantung niat dan kemauan Pemko Padang. Sebab, lahan tanggungjawab Kota Padang.


"Kalau lahan ada, tinggal kita komunikasikan dengan Pemerintah Provinsi. Tidak ada yang sulit sebenarnya," ungkap Syafrial Kani.


Syafrial Kani juga mengaku miris dengan perekonomian masyarakat lapisan bawah. 


"Saya pernah melakukan survei kepada 5 ribu orang, 50 persen diantaranya terlibat riba. Miris saya melihatnya," ujarnya. (*)