Dari 31 Kasus 48 Tersangka Diamankan Satreskrim Dalam 20 Hari -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Dari 31 Kasus 48 Tersangka Diamankan Satreskrim Dalam 20 Hari

Jumat, 22 Januari 2021
.


Labuhanbatu, fajarsumbar.com - Dalam kurun waktu 20 hari, Sat Reskrim Polres Labuhanbatu telah berhasil mengungkap kasus 3 C (Curas, Curat, Curanmor) dan perjudian sebanyak 31 kasus. Hal ini disampaikan Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan, SIK MH bersama Kasat Reskrim AKP Parikhesit, SIK MH dalam konferensi persnya, Kamis (21/1/2021).


Kapolres menjelaskan, dari kasus yang terjadi di wilayah Hukum Polres Labuhanbatu yang meliputi 3 Kabupaten tersebut telah di tetapkan sebagai tersangka sebanyak 48 orang dengan rincian, Curas 4 kasus, tersangka 6 orang, Curat 14 kasus tersangka 23 orang, Curanmor 4 kasus tersangka 8 orang serta perjudian 9 kasus dengan tersangka 11 orang.


"Total kerugian sendiri yang diderita oleh para korban dari 22 kasus 3 C tersebut senilai Rp. 584.693.000," sebut AKBP Deni.


Barang bukti yang disita, lanjutnya, uang tunai senilai Rp. 1.435.000, 4 (empat) unit mobil dump truk, 10 unit handphone, 5 unit sepeda motor, 2 unit timbangan duduk, 1 bilah egrek sawit, 1 unit becak bermotor, 1 unit televisi, 1 unit kulkas, 1 unit mesin genset, 1 unit mesin dap pompa air, 1 unit mesin mobil fortuner, 1 tabung gas, 1 pistol korek api gas, 1 unit kunci T, 1 bilah samurai, 1 kunci linggis, 3 buah buku, 14 block notes dan 1 kotak kartu domino. 


Dijelaskannya, untuk curas, kita kenakan pasal 365 KUHP ayat (2),  diancam dengan pidana penjara paling lama 9 tahun, curat pasal 363 KUHP ayat (1) diancam pidana penjara paling lama 7 tahun dan perjudian pasal 303 KUHP,  diancam pidana penjara 10 tahun. 


Untuk kasus curas,  kata Kapolres, pihaknya memberikan tindakan tegas dan terukur kepada pelaku, karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap. 


Khusus kasus pungutan liar (pungli),  modus pelaku meminta secara paksa atau memecahkan kaca, bahkan menyiram bensin ke dalam kenderaan. Disertai ancaman memakai alat, baik senjata tajam maupun korek api yang menyerupai senjata api. 


"Bahkan ada kejadian dimana para tersangka mengejar korban, sehingga mobil truk yang dikemudikan korban terguling," tambah Kapolres. 


Hal ini,  ujar Deni Kurniawan,  tidak boleh dibiarkan. Karena sangat meresahkan masyarakat, khususnya pengguna jalan. Sehingga para tersangka dalam pengejaran, diberikan tindakan tegas dan terukur. Sembari ditambahkannya, seluruh tersangka,  merupakan resedivis. Bahkan kesemuanya, resedivis dalam kasus yang sama dengan hukuman penjara pada kasus sebelumnya. 


Ia juga mengimbau kepada seluruh unsur masyarakat agar melaporkan segala tindak kejahatan maupun gangguan yang terlihat demi menjaga kondusifitas wilayah hukum Polres Labuhanbatu. (Randi)