Internet Gratis di Masjid Disosialisasikan -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Internet Gratis di Masjid Disosialisasikan

Kamis, 28 Januari 2021

Sebahagian peserta sosialisasi internet gratis bagi masjid di  Padang Panjang.


Padang Panjang,  fajarsumbar.com - Setelah seluruh masjid di Padang Panjang dipasangi jaringan internet gratis  tata cara penggunaannya disosilisasikan Rabu (27/1) di balaikota setempat.


Sosialisasi dan membicarakan teknis pemanfaatan akses internet gratis dilaksanakan pemko bersama Dewan Masjid Indonesia Kota dan pengurus masjid se-Kota Padang Panjang.


Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Syahdanur,  SH, MM mengatakan, nawaitu dari program berbagi akses internet ini, bagian dari upaya membantu meringankan beban masyarakat. Terutama beban belanja akses internet untuk kebutuhan pembelajaran daring yang tinggi di masa pandemi.


"Pada masa pandemi seperti ini, pembelajaran mulai dari TK hingga bangku perkuliahan dilakukan secara daring. Ini cukup memberatkan para orangtua. Kita berharap dengan adanya internet gratis ini dapat membantu masyarakat untuk akses internet dalam rangka kebutuhan sekolah anak,"  jelas Syahdanur. 


Program ini sejalan dengan program  Smart Surau yang dicanangkan pemko. 


Kadis Kominfo, Drs. Ampera, SH, M.Si mengatakan, internet juga sudah menjadi kebutuhan dasar saat ini, terutama sebagai media dalam proses pendidikan. 


"Internet di masjid, salah satu media untuk mendekatkan hati anak-anak ke masjid. Kita berikan kesempatan mereka menggunakan internet. Dengan akses internet di lokasi publik, terlebih di lokasi ibadah diharapkan akan membantu proses saling kontrol dan menjaga dari banyak pihak terhadap akses konten  yang tidak baik oleh anak-anak. Nanti ketika waktu shalat tiba, akan lebih besar peluangnya mereka akan ikut shalat berjamaah,” jelas Ampera. 


Sementara itu, Ustadz Ade Sehabudin, Ketua Dewan Masjid Indonesia Padang Panjang yang juga mewakili pengurus MUI menyampaikan, masjid dalam penggalan sejarah selalu menjadi tonggak kebangkitan. Itu berlaku sejak jaman Rasulullah hingga jaman pergerakan kemerdekaan Republik Indonesia. 


“Memakmurkan masjid adalah tugas kita bersama. Namun tugas ini menjadi semakin berat di era globalisasi. Untuk itu kita perlu jeli mencari cara untuk membiasakan anak kemenakan betah berlama-lama berada di lingkungan masjid," ucapnya. 


Nawaitu baik dari Pemko ini,  katanya lagi, sepatutnya didukung bersama. Ini bisa menjadi salah satu jalan membawa anak jadi para pemakmur masjid. Apapun kendala yang mungkin terjadi di lapangan nanti, kita bersama akan dicarikan solusinya.


Di sesi diskusi, berbagai usul dan masukan disampaikan peserta sosialisasi. Disepakati teknis penggunaan akses internet. Baik mekanisme pendaftaran akun, waktu aktifnya layanan internet, tata cara penggunaan, dan inovasi dakwah yang mungkin bisa dilaksanakan memanfaatkan akses internet ini.


Hasil kesepakatan bersama  akan ditindaklanjuti dengan penyusunan dokumen yang akan dijadikan panduan dalam pengelolaan layanan akses internet di masjid. (syam)