Memperingati HUT Pasbar ke-17, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Memperingati HUT Pasbar ke-17, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa

Sabtu, 09 Januari 2021
Suasana rapat istimewa DPRD Pasaman Barat dalam rangka memperingati HUT Pasbar ke-17


Pasbar, fajarsumbar.com - Sidang paripurna istimewa DPRD dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kabupaten Pasaman Barat ke-17 di masa pandemi Covid-19 memang dibatasi jumlah kehadiran di ruang sidang utama kantor DPRD Padang Tujuh. Namun, bisa dilihat secara virtual dan disiarkan juga di media sosial seperti Facebook Twitter serta YouTube.


Dihadiri Gubernur Sumbar yang diwakili oleh Kepala Bappeda Hansastri, Anggota DPR RI Fraksi Demokrat Rezka Oktoberia, Anggota DPRD Sumbar Yunisra Syahiran, Ketua DPRD beserta anggota, Bupati terpilih Hamsuardi, Ketua DPRD Kabupaten Madina, Forkopimda, dan undangan lainnya.


Ketua DPRD Pasbar Parizal Hafni yang membuka Sidang Paripurna tepat pada Pukul 10.39 WIB. Tokoh masyarakat yang memberikan pidato adalah Bapak Pj. Bupati  Pasaman Barat Pertama Bapak Drs. H.Zambri, MM.


.

Ketua DPRD Pasbar dalam pidatonya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Pasbar. Karena HUT dilaksanakan secara virtual, karena masa pandemi COVID-19  sungguh semua itu sangat  terbatas dilaksanakan. Tentunya dengan pertimbangan  yang tak lain dan tak bukan mematuhi protokol kesehatan yang telah ditentukan oleh pemerintah serta menjaga kenyamanan untuk semua. Namun rasa hikmat dan meriahnya seluruh rangkain Hari Ulang Tahun Kabupaten Pasaman Barat yang ke 17 ini, tentunya menjadi arti tersendiri bagi semua. 


"Teristimewa kepada Bapak Yulianto ucapan terimakasih dari kami atas nama Pimpinan dan anggota DPRD Pasaman Barat atas nama seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Pasaman Barat atas pengabdian yang telah Bapak berikan kepada masyarakat kami. Semoga usaha dan upaya dari Bapak sebagai Bupati Pasbar menjadi amal ibadah bagi bapak dan tentunya bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Pasaman Barat. Kepemimpinan  Bapak sebagai Bupati Pasaman Barat lebih kurang 1,5 tahun ini dimasa pandemi COVID-19 Bapak telah dapat menjalankan roda pemerintahan dengan baik walaupun dengan keterbatasan segala sesuatunya  dan Bapak juga telah berperan penting  dalam penyelenggaraan demokrasi Pemilihan Kepala Daerah yang berjalan dengan sukses, lancar dan aman," kata Ketua DPRD Pasbar Parizal Hafni.


.


Bupati Pasbar Yulianto dalam pidato menyampaikan selama 17 tahun usia Pasbar bersama masyarakat berupaya membangun untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pasbar. Sesuai dengan visi dan misi pembangunan daerah jangka panjang tahun 2005-2025 maupun jangka menengah tahun 2016-2021. Meman diakui pada masa pandemi COVID 19 banyak persoalan yang dihadapi, termasuk persoalan pembangunan.


“Bidang pembangunan yang kita lakukan seperti pembangunan masjid Agung, pembangunan RSUD Jambak, pembangunan Rumah Sakit Pratama Ujung Gading,  evaluasi hasil belajar di semua lini pada tahun 2020 sudah menunjukkan perbaikan,” kata Yulianto.


Ia melanjutkan, beberapa upaya yang telah dilakukan selama lima tahun terakhir seperti pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, seperti akses jalan ke Pelabuhan Teluk Tapang dan pembukaan jalan baru bersama TNI. Dana desa dan nagari minimal 10 persen dari APBD, pengentasan daerah tertinggal, cetak sawah baru seluas 273 ha sejak tahun 2016, pembangunan objek wisata di Sasak, pembangunan pasar, pembangunan sarana komunikasi. Peringkat dua tranparansi dana desa.




“Sedangkan penghargaan yang diperoleh oleh Pasbar baik di tingkat provinsi maupun di tingkat nasional, mendapatkan WTP lima kali berturut-turut, Kabupaten Peduli HAM, penghargaan pustaka terbaik I tingkat nasional, penghargaan sebagai kabupaten inovatif pada innovative Goverment Award (IGA)  tahun 2020, peringkat I pelaksanaan Aksi Konvergensi pencegahan stunting dib Sumbar pada tahun 2019 dan tahun 2020,” jelas Yulianto.


Sementara itu, Gubernur Sumbar yang diwakili oleh Kepala Bappeda Hansastri mengapresiasi apa yang  telah diraih oleh Pasbar di usia 17 tahun. Memang di masa pandemi banyak tantangan yang dihadapi. Namun, jangan jadikan tantangan itu sebagai hambatan, jadikan itu sebagai motivasi untuk bangkit. 


.


“Pemerintah pusat dan provinsi akan selalu memberikan subsidi dan relaksasi untuk pemulihan ekonomi di masa tatanan kehidupan baru ke depan. Kata kunci kita dalam membangun saat ini adalah produktid dan aman covid 19,” harap Hansastri. (Safnil)