Pengaktifan Kembali Jalur KA Padang Panjang-Sawahlunto Direspon Kemenhub -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Pengaktifan Kembali Jalur KA Padang Panjang-Sawahlunto Direspon Kemenhub

Sabtu, 30 Januari 2021

Rombongan Sesditjen Perkatetapian Kemenhub RI, Zulmafendi meninjau  Stasiun Kareta Api Padang didampingi walikota Fadly Amran.


Padang Panjang,  fajarsumbar.com - Usulan Pemko Padang Panjang dan Sawahlunto untuk mengaktifkan kembali jalur kereta api (KA) di dua daerah itu mendapat tanggapan positif dari Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub). 


Memastikan kelayakkan jalur, Jumat (29/1), Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesditjen) Perkeretaapian Kemenhub,  Zulmafendi, SE, M.Sc melakukan kunjungan lapangan. 


Di Padang Panjang  Zulmafendi dan rombongan mengunjungi stasiun kereta api Padang Panjang.


Zulmafendi mengatakan, pengaktifan kembali jalur KA Padang Panjang -Sawahlunto masih perlu kajian.


Alasannya jalur ini dan infrastrukturnya sudah lama tidak aktif.


"Tidak mudah untuk mengaktifkan jalur KA yang telah lama tidak aktif. Banyak kajian yang harus kita lakukan," jelasnya.


Kendati demikian, Zulmafendi mengatakan, jalur Padang Panjang-Sawahlunto lebih mungkin diaktifkan ketimbang jalur Padang Panjang-Kayu Tanam. Karena jalur ini jauh lebih ringan untuk pengerjaan lokomotifnya. Sementara Padang Panjang-Kayu Tanam  ada elevasi tanjakan dan sarana lokomotifnya sangat langka dan susah didapatkan. 


“Untuk jalur Padang Panjang - Sawahlunto, kita hanya butuh lokomotif sekitar dua. Ini bisa diusahakan," sebutnya.


Ke depan, Kemenhub akan memprogramkan bagaimana menghidupkan kembali jalur KA Padang, Padang Panjang - Solok hingga Sawahlunto. Sampai saat ini sudah ada beberapa yang diperbaiki.


Walikota Padang Panjang, Fadly Amran menjelaskan  pemanfaatan stasiun KA Padang Panjang untuk kepentingan pengembangan destinasi wisata. Kepada Zulmafendi ditanyakannya, apa yang harus dilakukan pemko untuk pemanfaatan stasiun ini.


"Apabila ada izin, insyaa Allah kami akan mencoba membangun miniatur sejarah perkeretaapian Padang Panjang. Nantinya bisa kita jadikan tempat wisata pendidikan," jelas walikota.


Kunjungan Sesditjen Perkaretapian ini  merupakan tindak lanjut pertemuan di Kemenhub RI di Jakarta 14 Januari lalu. 


Ketika itu walikota Fadly memaparkan potensi wisata di stasiun kereta api Padang Panjang.  Ekspose ini mendapat respon positif dan berselang dua minggu  langsung ditindaklanjuti Sesditjen Perkeretaapian Kemenhub dengan mengunjungi lokasi.


Selain dihadiri Fadly Amran, turut mendampingi kunjungan ini Wakil Walikota, Drs. Asrul, Sekdako, Sonny Budaya Putra, A.P, M.Si, perwakilan PT KAI Divre II Sumbar, Ribut Ramlan, Kadis Pemuda Olahraga dan Pariwisata, Drs. Maiharman dan Kadis Perhubungan, I Putu Venda, S.STP. (syam)