Peralatan Medis di Rumah Sakit Pratama Masih Banyak yang Kurang Peresmian Terkesan Dipaksakan -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Peralatan Medis di Rumah Sakit Pratama Masih Banyak yang Kurang Peresmian Terkesan Dipaksakan

Kamis, 21 Januari 2021
Inilah rumah sakit Pratama di SangirJujuan, yang akan diresmikan, namun sejumlah peralatan medis dan administrasinya belum lengkap. (Abg)


Solsel, fajarsumbar.com - Ketua DPRD Solok Selatan beserta rombongan Komisi II menemukan banyaknya fasilitas yang tidak tersedia di Rumah Sakit (RS) Pratama Solok Selatan  yang baru saja selesai dibangun. 


pihaknya akan mengagendakan rapat dengar pendapat dengan sejumlah pihak terkait seperti Kepala Dinas Kesehatan, Kontraktor Pelaksana serta Konsultan.


Ketua DPRD Solok Selatan  Zigo Rolanda mengatakan pihaknya tidak menginginkan pengoperasian Rumah Sakit tersebut menimbulkan masalah di kemudian hari.


Jangan sampai menimbulkan masalah, lengkapi dulu perizinannya dan kekurangan seperti instalasi ipal, ketersediaan listrik, air bersih, toilet, loteng yang bocor, ada 4 izin yang belum keluar studi layak fungsi juga belum ada. 


Listrik belum ada, central ogsigen juga belum tersediae, pengolahan limbah nya belum lengkap, ruang ronsennya salah, dan banyak lagi yang belum lengkap, kenapa ini harus dipaksakan juga," tegas Zigo.


Zigo juga mengatakan, untuk tenaga medis seperti Dokter dokter special dimana didatangkan, memangnya mudah prosedur membawa tenaga medis itu tanpa kesepakatan, jangan jangan jangan tenaga medisnya ditransfer dari RSUD.Solok Selatan, kacau nih," kesal Zigo


Anggota komisi II Albert Arifin juga menyoroti belum adanya instalasi oksigen, peralatan pemadam kebakaran dan ketiadaan AC pendingin ruangan.


Banyak kebutuhan vital yang belum ada, instalasi peralatan pemadam kebakaran ini sangat penting di setiap ruangan, juga ketersediaan oksigen," katanya.

 

Ketua Komisi II Afrizal Chandra mengatakan kunjungan lapangan tersebut bukan ajang tanya jawab tetapi secara lembaga DPRD melihat secara langsung sebelum rumah sakit tersebut beroperasi."


Kita kan sudah melihat langsung kondisinya, sesegera mungkin kita jadwalkan RDP dengan Kepala Dinas, PPK dan PPTK, Kontraktor serta Konsultan pengawas," katanya.


Alber juga mempertanyakan kepada Direktur RSUD Solok Selatan terkait dengan transfer sejumlah tenaga medis ke rumah sakit Pratama, usai reses di RSUD.Solok Selatan, Kamis (21/1), namun Direktur RSUD dr.Illa pun membantah adanya transfer tenaga medis RSUD ke rumah sakit Pratama dan dr Illa membantah tidak mengetahui hal itu.


"Ibuk kan kepala di RSUD ini, masak ibuk tidak tau," kesal Alber. 


Kepala Dinas Kesehatan Solok Selatan Novirman menyatakan kesiapannya untuk menghadiri RDP tersebut guna menjelaskan kepada DPRD hal-hal yang diperlukan.


"PPTK, Kontraktor serta Konsultan harap persiapan segala sesuatu yang diperlukan saat menghadiri RDP dengan DPRD," katanya, saat dilansir dimedia klikpostif. (Abg)