Sudah 13 Orang Ditemukan Tewas Longsor Sumedang -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Sudah 13 Orang Ditemukan Tewas Longsor Sumedang

Senin, 11 Januari 2021
Petugas berupaya mengevakuasi korban. (foto: cnbcindonesia.com)

Sumedang, fajarsumbar.com - Petugas SAR gabungan masih mencari korban yang tertimbun longsor di Dusun Bojongkondang, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang. 


Hingga Minggu (10/1) pukul 16.00 WIB, petugas menemukan 13 korban dalam keadaan meninggal dunia dan 27 korban lainnya masih dalam status pencarian.


Petaka itu terjadi pada Sabtu (9/1) sore, pada longsoran pertama dilaporkan 14 rumah rusak berat dan delapan warga dilaporkan hilang. 

Petugas pun bergegas melakukan tindakan, nahas di tengah proses asesmen dan evakuasi korban terjadi longsor susulan pada malam harinya. Longsor susulan itu tak hanya menyebabkan kerusakan yang lebih besar, tetapi juga menelan lebih banyak korban.


Dilansir detik.com, Kepala Basarnas Bandung Deden Ridwansyah mengatakan, pada Minggu (11/1) pukul 16.00 WIB, proses pencarian korban dihentikan sementara karena dikhawatirkan terjadinya longsor susulan. Seperti diketahui intensitas hujan cukup tinggi dan rawan terjadinya pergerakan tanah. Jika memungkinkan, kata Deden, pencarian akan dilanjutkan hari ini, Senin (11/1).


"Hingga pukul 17.30 WIB total korban yang berhasil dievakuasi berjumlah 13 orang dalam keadaan meninggal dunia, 25 selamat (3 dievakuasi tim SAR Gabungan dan 21 menyelamatkan diri) dan dalam pencarian total 27 dengan rincian 6 sesuai data awal dan penambahan 21 sesuai dengan laporan masyarakat ke posko," kata Deden dalam keterangan resminya.


Kejadian ini tak hanya menelan korban dari pihak sipil, longsor susulan yang terjadi dengan cepat menewaskan Danramil Kecamatan Cimanggung Kapt Inf Setio Pribadi dan Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sumedang Yedi yang tengah melakukan penanggulangan bencana.(*)

sumber: detikcom.