Tahap Awal Payakumbuh Terima Vaksin Covid-19 untuk 1.084 orang -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Tahap Awal Payakumbuh Terima Vaksin Covid-19 untuk 1.084 orang

Kamis, 07 Januari 2021

.


Payakumbuh, fajarsumbar.com - Secara serentak, tanggal 13 Januari 2021 akan dilaksanakan vaksinasi covid-19. Dari berbagai media, Presiden Republik Indonesia, Ir Joko Widodo segara tegas menyatakan bahwa dirinyalah yang pertama kali bakal mengikuti vaksinasi covid-19 yang kini menjadi program nasional guna memutuskan rantai penyebaran virus covid19 yang mengglobal. 


Untuk tingkat Kota Payakumbuh sendiri, program tersebut juga bakal digelar. Sebagaimana diterangkan Walikota Payakumbuh Riza Falepi melalui Kepala Dinas Kesehatan, Bakhrizal kepada fajarsumbar.com, Kamis (07/01/2021) pagi. 


"Pemko Payakumbuh pastinya akan ikuti program nasional vaksinasi covid-19. Karena ini merupakan instruksi pusat. 


Tahap awal Kita sudah mengusulkan kebutuhan vaksinasi tersebut untuk 1.084 orang, sesuai jumlah banyak tenaga kesehatan kita. Mulai dari rumah sakit, puskesmas dan klinik. Pokoknya, tenaga medis dan tenaga kesehatan, sesuai juknis dan juklaknya," terangnya. 


"Di Payakumbuh, pelaksanaannya tinggal menunggu instruksi pemerintah pusat. Kita sudah siapkan sarpras pendukungnya, baik tempat penyimpanan vaksin, pendistribusian vaksin sampai dengan tenaga serta teknik penyuntikan kepada yang divaksin,” ungkapnya.


Saat kita tanya, mengapa harus tenaga medis terlebih dahulu yang divaksinasi. Kadinkes Bakhrizal menjelaskan karena Kawan-kawan tenaga kesehatan adalah orang-orang yang sangat berpotensi tertular, makanya diprioritaskan mendapatkan imunisasi Covid-19 ini. Setelah itu, secara bertahap vaksinasi bakal dilakukant serentak dari pusat. 


"Terkait pelaksanaan yang direncanakan tanggal 13 Januari tahun ini, tim Satgas, Dinas kesehatan, BNPB dan instansi terkait sudah memulai vaksinasi. Meski tidak tertutup kemungkinan, masih akan dijumpai ada yang bakal menolak. Itu kita maklumi. Vaksinasi yang telah rutin dilaksanakan saja, masih ada yang menolaknya dengan berbagai alasan. Padahal ini sudah melalui kajian secara profesional dan oleh tenaga peneliti yang sudah ahli dibidangnya, termasuk unsur agama," imbuhnya. 


“Setelah tenaga kesehatan, vaksinasi akan dilanjutkan ke pejabat-pejabat publik, seperti TNI/Polri, Satgas, ASN atau guru-guru sekolah,” tuturnya.


“Di Payakumbuh kini terdata sebanyak 593 personel TNI dan 362 personil Polri. Sedangkan Satgas yang ada di RT serta RW sekitar 450 orang,” tambahnya.


Pemko Payakumbuh juga sudah menyiapkan puskesmas dan rumah sakit untuk penyimpanan vaksin.656 “Tenaga medis yang akan memberikan vaksin sudah kita siapkan. Mereka yang biasanya memberikan imuniasi. Nanti mereka akan diberi pembekalan lagi,” paparnya.


Sedangkan tempat pelaksanaan vaksinasi, tambahnya, bakal digelar di seluruh Puskemas, rumah sakit, serta klinik yang ada di Payakumbuh. 


“Usai melakukan vaksinasi nanti, kita memastikan bakal memantau kejadian pasca imunisasi. Hal itu untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” pungkasnya. (ul)