Vaksinasi Covid-19 akan Dilaksanakan Sesuai Tahapan, Tenaga Kesehatan Pertama Divaksin -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Vaksinasi Covid-19 akan Dilaksanakan Sesuai Tahapan, Tenaga Kesehatan Pertama Divaksin

Rabu, 27 Januari 2021

Bupati Tanah Datar Membuka Sosialisasi Vaksinasi Covid-19, di Aula Kantor Bupati, Rabu (27/1/21).


Tanah Datar, fajarsumbar.com - Pemerintah Kabupaten Tanah Datar akan melaksanakan vaksinasi Covid-19, sehingga rasanya perlu diadakan sosialisasi dan edukasi. Acara sosialisasi ini menghadirkan 70 orang peserta dari tenaga kesehatan dan OPD di lingkungan Pemkab Tanah Datar. acara Sosialisasi Vaksinasi Covid-19, dibuka secara simbolis oleh Bupati Tanah Datar Zuldafri Darma, di Aula Kantor Bupati, Rabu (27/01/2021). 


Zuldafri Darma menekankan, informasi dan berita hoaks yang beredar di tengah masyarakat melalui berbagai media sosial, disinyalir turut mempengaruhi mental dan keinginan masyarakat terhadap vaksinasi Covid-19 ini.


“Peran kita bersama dan petugas kesehatan untuk melakukan upaya komunikasi, informasi dan edukasi kepada masyarakat sangat dibutuhkan, bahkan sampai pada tahap memantau status vaksinasi sasaran yang dilakukan, sehingga diharapkan masyarakat mengetahui informasi vaksin ini dengan sejelas-jelasnya,” ucap Bupati. 


Kadis Kesehatan dr. Yesrita Zedrianis, M.Kes, menyampaikan vaksinasi ini akan kita lakukan 4 tahapan, dan kita akan jemput besok ke Pemerintah Provinsi di Padang. 


“Insya Allah, vaksin ini akan kita jemput besok ke Pemerintah Provinsi Sumbar, dan akan kita laksanakan vaksinasi sesuai tahapan, di mana tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, tenaga penunjang serta mahasiswa profesi kedokteran akan dilakukan tahap pertama rentang Januari sampai April 2021 sebanyak 1.475 orang,” ujarnya.


Yesrita menambahkan, tahapan kedua juga rentang waktu Januari-April 2021 dengan sasaran adalah petugas publik, seperti TNI, Polisi, Aparat Hukum, dan petugas publik lainnya. Sedangkan tahapan ketiga rentang April 2021 sampai Maret 2022 diperuntukkan bagi masyarakat rentan dari segi aspek geopasial, sosial dan ekonomi.


Sedangkan tahapan keempat yang juga direntang waktu April 2021 sampai Maret 2022 diperuntukkan bagi masyarakat dan pelaku perekonomian lainnya dengan pendekatan dan ketersediaan vaksin. (fdy)