Gagal Tahap Awal, Ramlan Nurmatias Berhasil Disuntik Vaksin Sinovac -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Gagal Tahap Awal, Ramlan Nurmatias Berhasil Disuntik Vaksin Sinovac

Senin, 01 Februari 2021
Kepala Dinas Kesehatan Bukittinggi Yandra Ferry.


Bukittinggi, fajarharapan.com - Setelah gagal pada tahap pertama karena tensi tinggi, Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias akhirnya berhasil disuntik vaksin sinovac di RSUD Bukittinggi, Senin (1/2/2021).


Kepala Dinas Kesehatan Bukittinggi,Yandra Ferry kepada fajarsumbar.com melalui telepon selulernya, Senin (1/2/2021) menyebutkan, orang nomor satu di Bukittinggi itu telah berhasil disuntik vaksin.


"Alhamdulillah Walikota Bukittinggi berhasil disuntik vaksin sinovac," ujarnya kepada fajarsumbar.com melalui telepon selulernya.


Menurutnya, Yandra sebelumnya karena padatnya pekerjaan walikota, bahkan sampai malam, sebagai orang pertama yang akan disuntik vaksin, sesuai aturan kesehatan dilakukan test tekanan darahnya pada tahap awal, hasilnya 145/95. 


"Ini termasuk tinggi dan tidak boleh disuntik vaksin, setelah istirahat dan diperiksa lagi, tensi bapak walikota  normal dan kemudian berhasil disuntik," jelasnya lagi.


Untuk menormalkan tekanan darah Walikota Ramlan Nurmatias melakukan istirahat beberapa saat di kantor Balaikota Bukit Gulai Bancah.


Ternya setelah istirahat sebentar, Walikota Ramlan Burmatias, kembali ke RSUD Bukittinggi dan dilanjutkan pemerikasaan test tekanan darah, ternyata sudah normal dan dilanjutkan dengan penyuntikan vaksin sinovac yang berjalan sukses.


Dalam hal ini tidak perlu ada yang dipermasalahkan, apalagi untuk dibahas, disebabkan kerja keras tekanan darah bisa saja tensi darah naik dan sebentar istirahat akan turun kembali.


Dalam penyuntikan vaksin sinovak ini, aturan berlaku kepada semua orang. Hal ini bisa terjadi pada siapapun. "Kalau tekanan darahnya tinggi, orang tersebut dilarang untuk disuntik vaksin sinovac", tegasnya.


Sebagaimana diketahui sebelumnya, walikota Ramlan Nurmatias yang sedianya orang pertama yang bakal disuntik vaksin Covid-19, namun karena tensinya tinggi, maka gagal.


Setelah istirahat sejenak karena kesibukan seharian, maka tensi Ramlan Nurmatias normal dan selanjutnya berhasil disuntik vaksin tersebut. 


Meradang

Terbitnya berita fajarsumbar.com tentang gagalnya disuntik Walikota Bukittinggi, Ramlan Nurmartias pada tahap pertama malah Kabag Humas Setko Bukittinggi, Yulman meradang pula membacanya.


Padahal itu hasil wawancaran fajarsumbar.com dengan dokter yang menangani penyuntikan vaksin sinovac kepada Walikota Ramlan Nurmatias. (gus)