Kapolres dan Dandim Penerima Vaksin Pertama di Tanah Datar -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Kapolres dan Dandim Penerima Vaksin Pertama di Tanah Datar

Selasa, 02 Februari 2021
Kapolres Tanah Datar melakukan vaksinasi  Covid-19 yang perdana di Tanah Datar, di puskesmas Lima Kaum I, Selasa (2/2/21).

Tanah Datar, fajarsumbar.com - Pemerintah Kabupaten Tanah Datar mulai melaksanakan progam pencanangan vaksinasi massal tahap pertama, penyuntikan perdana vaksin Covid-19 secara simbolis dilakukan terhadap 15 orang di Puskesmas Lima Kaum I, Selasa (2/2/2021). 


Penyuntikan vaksinasi ini dilakukan pertama oleh Kapolres Tanah Datar AKBP Rokhmad Hari Purnomo dan dilanjutkan Dandim 0307/TD Letkol Inf. Wisyhuda Utama, Pengadilan Negeri Reni Suryani, Pengadilan Agama Palatua Lubis, Ka Dinkes Yesrita Zardianis, Kepala Kesbangpol Irwan, dari RSUD MA Hanafiah, dan beberapa Kepala OPD. 


Kepala Dinas Kesehatan dr. Yesrita Zardianis mengatakan, 15 orang yang mendapat penyuntikan dosis pertama vaksin Covid-19 itu mulai dari forkopimda sampai tokoh masyarakat, dan Kapolres Tanah Datar yang perdana mendapatkan suntik vaksin ini. 


“Penyuntikan vaksin secara simbolik ini menandakan vaksin telah tiba dan mulai dilakukan di Tanah Datar,” kata Kadis Kesehatan. 


Kadis menambahkan dalam vaksinasi ini disiapkan empat meja, yakni registrasi, screening, vaksinasi, dan observasi, yang masing-masing meja ada dua tenaga kesehatan. Para tenaga kesehatan itu telah mendapat pelatihan penyuntikan vaksin, termasuk mengobservasi penerima vaksin setelah disuntik.


“Setelah disuntik langsung diobservasi selama 30 menit, apakah ada kejadian lanjutan atau efek samping,” ujar Yesrita. 


Bupati Tanah Datar yang diwakili Sekda Irwandi dalam sambutannya menyatakan, Pemerintah pusat telah menetapkan pandemi Covid-19 sebagai bencana non alam. Hingga 1 Februari 2021 ini Tanah Datar yang konfirmasi positif Covid-19 sudah 1.133 orang. 


Sekda juga menambahkan kronitas pada penanggulangan pandemi Covid-19, serta adanya kekhawatiran masyarakat terhadap penyebaran Covid-19, tidak hanya terhadap penerapan prokes saja. Namun diperlukan yang lebih efektif untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yaitu melalui upaya vaksinasi Covid-19. 


"Upaya pemberian vaksinasi di Tanah Datar, yaitu dengan cakupan vaksin tinggi dan merata di seluruh Nagari di Tanah Datar," ucap Sekda. 


Irwandi juga menyampaikan vaksinasi ini jika dinilai dari sisi ekonomi, akan jauh lebih hemat apabila dibandingkan dengan upaya pengobatan. Acara pencanangan vaksinasi ini tetap dengan protokol kesehatan yaitu dengan menerapkan 3M.


Hadir dalam pencanangan vaksinasi ini Forkopimda, Ketua DPRD, Asisten Bupati, Staf Ahli, Kepala OPD, dan tamu undangan lainnya. (fdy)