Korban ke-4 Bus Maut Kota Nopan, Kadis Perikanan dan Kelautan Agam Hembuskan Nafas Terakhir -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Korban ke-4 Bus Maut Kota Nopan, Kadis Perikanan dan Kelautan Agam Hembuskan Nafas Terakhir

Jumat, 19 Februari 2021
.


Agam, fajarsumbar.com - Kabar duka kembali menyelimuti Pemkab Agam. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Ermanto akhirnya menghembuskan nafasnya terakhirnya di Rumah Sakit M. Djamil, Padang, Jumat (19/2/2021).


Ermanto adalah salah satu korban kecelakaan bus maut rombongan Pemkab Agam di Kota Nopan, Kabupaten Madina beberapa waktu lalu bertambah.


Ermanto yang sebelumnya dirujuk le RS M Djamil Padang dilaporkan meninggal,sekitar pukul 06.45 Wib di rumah sakit tersebut.


Informasi meninggalnya Kadis Perikanan dan Kelautan Pemkab Agam itu dibenarkan Plh Bupati Agam, Martias Wanto.


Informasi yang diperoleh, almarhum akan dipulangkan terlebih dahulu dari RS M.Djamil Padang ke lubuk Basung, kemudian diselenggarakan di rumahnya, selanjutnya akan disemayamkan di Kantor Bupati Agam, dan terakhir baru diantarkan ke kuburan.


Sedangkan secara administrasi, almarhum berhak mendapatkan pangkat anumerta, karena almarhum meninggal dalam tugas seperti kepala dinas Koperindag dan Kepala Dinas Kominfo yang telah lebih dulu meninggal dalam kecelakaan tersebut.


Martias Wanto menyampaikan kepada masyarakat dan rekan rekan media yang selama ini  bergaul dengan almarhum jika ada kesalahannya mohon dimaafkan.


Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya, bus rombongan dari pemerintah Kabupaten Agam seusai melakukan kunjungan kerja ke Aceh mengalami kecelakaan di Kota Nopan Kabupaten Madina, Sumatera Utara, 8 Februari 2021 lalu. 


Dalam kecelakaan itu sebelumnya dilaporkan tiga orang sudah meninggal dunia dan puluhan orang lagi mengalami luka luka, dua diantara yang meninggal merupakan kepala dinas yaitu Fatimah Kadis  Koperindag  dan Fauzan Kadis Kominfo serta satu orang driver Bus.


Namun dengan meninggalnya, Drs Ermanto, Kadis Perikanan dan Kelautan itu sehingga jumlah korban yang meninggal akibat kecelakaan itu bertambah menjadi empat orang. (*/yanto)