RPH Padang Panjang Dipuji DPRD Sumbar -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

RPH Padang Panjang Dipuji DPRD Sumbar

Jumat, 19 Februari 2021
Rombongan Komisi II DPRD Sumbar ketika meninjau rumah potong hewan (RPH) Padang Panjang.


Padang Panjang, fajarsumbar.com - Komisi II DPRD Provinsi Sumatera Barat memuji operasional Rumah Potong Hewan (RPH) yang mampu menghasilkan daging berkualitas.


Pujian itu disampaikan Ketua Komisi II, Ir. H. Arkadius, MM, MBA Datuak Intan Bano yang memimpin rombongan ketikw meninjau rumah potong hewan (RPH) Jumat (19/2).


"Luar biasa, RPH Padang Panjang  bisa menghasilkan daging yang bagus. Ini perlu dikembangkan. Padang Panjang harus bisa berkoordinasi dengan daerah tetangga agar ketersediaan hewan potong mencukupi," katanya.


Di berbagai daerah jika menyebutkan daging, pastinya daging Padang Panjang yang akan dicari orang-orang.


"Kenapa ini bisa terjadi? Karena Padang Panjang sudah miliki brand. Mulai dari proses pemotongan sapi pada pukul 03.00 subuh, pengulitan dan sebagainya kondisi suhu Padang Panjang saat itu dingin sehingga dagingnya tidak keras," jelasnya.


Dari info yang didapatnya, tambah Arkadius, sapinya juga sudah tidak stres karena sudah diberikan ketenangan, diperiksa sebelum disembelih serta proses pemotongannya sudah mengikuti kaidah syariah.


Komisi II memantau sekaligus melihat apa saja kebutuhan RPH. 


“Ke depan akan kita support dan mudah-mudahan ini bisa berjalan dengan baik,” ucapnya.


Sementara itu walikota, H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano memaparkan, Padang Panjang memang sudah terkenal dengan dagingnya. Dan sudah mulai membenahi RPH sedikit demi sedikit


"Kita butuh support untuk mengembangkan RPH ini agar lebih besar lagi. 

Kita menyadari saat ini di Padang Panjang untuk sapinya belum mencukupi. Ke depan akan mencoba koordinasi dengan Kabupaten Tanah Datar," kata Fadly.


Tidak tertutup kemungkinan jika nanti Padang Panjang bisa membuat centra daging, tambah Fadly, namun itu sangat dibutuhkan support dan bantuan dari Komisi II DPRD Sumbar.


Kadis Pangan dan Pertanian, Ade Nafrita Anas, S.P, M.Si menjelaskan, RPH Padang Panjang sudah memiliki sertifikat halal. Sehingga produk daging yang dihasilkan juga baik untuk dikonsumsi (syam)