Sijunjung Mulai Canangkan Vaksin Covid-19, Sekda Jadi Orang Pertama Disuntik -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Sijunjung Mulai Canangkan Vaksin Covid-19, Sekda Jadi Orang Pertama Disuntik

Rabu, 03 Februari 2021

Pelepasan Balon pencanangan Vaksinasi Covid-19 oleh Bupati Yuswir Arifin.


Sijunjung, fajarsumbar.com - Pemerintah Kabupaten Sijunjung resmi canangkan vaksinasi Covid-19 di Puskesmas Gambok, Rabu (3/2/2021). Sekda Zefnihan, A.P, M.Si, orang pertama penerima disuntik vaksin pencegahan penyebaran virus corona tersebut.


Miskipun dalam skrining tensi Sekda sempat naik turun, namun setelah diulang ukur kembali Sekda bisa lolos untuk menerima vaksin Covid-19. Kejari Sijunjung meski mau divaksin namun tidak lolos pemeriksaan tensinya naik .


Selain Sekda Waka Polres juga telah divaksin menyusul Kasat Pol PP dan beberapa kepala OPD yang ikut dalam vaksin Covid-19. Sedangkan Bupati Sijunjung Yuswir Arifin tidak dilakukan vaksin karena faktor usia yang sudah 68 tahun, sementara batas usia yang boleh divaksin 18 sampai 59 tahun.


.


Dalam pencanangan vaksinasi Covid-19 yang dilaksanakan di Puskesmas Gambok Bupati Yuswir Arifin mengatakan, pada saat ini kasus terkonfirmasi posisitif Covid-19 belum berakhir ini terihat dari masih adanya penambahan kasus baru di Sijunjung. Sampai 2 Februari 2021 sebanyak 784 orang terkonfirmasi positif, 749 dinyatakan sembuh dan meninggal 21 orang.


Menurutnya, untuk itu memutuskan mata rantai penularan Covid 19 selain melakukan tracking, testing, diperlukan juga intervensi dari sisi penerapan protokoler kesehatan seperti memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak (3 M).


Selain itu intervensi lain yang paling efektif yaitu upaya vaksinasi Covid-19 yang bertujuan untuk mengurangi transmisi/penularannya, menurunkan angka kesakitan dan kematian. 


"Demi mencapai kekebalan kelompok di masyarakat (herd immunity) dan melindungi masyarakat dari dari Covid-19 agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi," harapnya.


Adapun yang tidak bisa menerima vaksin Covid-19 seperti penderita penyakit komorbit diabetes dan hipertensi, sudah pernah terpapar Covid-19. Dalam keadaan hamil atau menyusui, serta penyakit imunitas lainnya. (def)