Tertunda Dua Tahun Akhirnya Pengurus IBI Ranting Biaro Dilantik -->

IKLAN ATAS

iklan FEED halaman depan

Tertunda Dua Tahun Akhirnya Pengurus IBI Ranting Biaro Dilantik

Senin, 22 Februari 2021
.


Agam, fajarsumbar.com  - Setelah sempat tertunda selama dua tahun akibat pandemi Covid -19  Pengurus Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Ranting Biaro, masa bhakti 2018-2023 Cabang Kabupaten Agam resmi dilantik.


Pelantikan itu menerapan protokol kesehatan secara ketat. Tiga bidan resmi dilantik sebagai pengurus IBI ranting Biaro, Sabtu (20/2). 


"Sebenarnya pelantikan ini dilangsungkan dua tahun lalu, namun tertunda akibat pandemi Covid-19," ujar Ketua IBI Cabang Kabupaten Agam, Sesri, S.KM, M.K, Senin (22/2).


Tiga bidan yang dilantik sebagai pengurus IBI tersebut.  Sebelumnya terlebih dahulu telah mengikuti sejumlah musyawarah ranting (Musran) dan menyampaikan visi misinya secara kompeten demi kemajuan pelayanan kesehatan di tengah masyarakat.


"Akhirnya terpilih Ketua IBI Ranting Biaro Elfina Rahmi, Amd. Keb menggantikan Amelia Hidriani, S. Tr. Keb untuk masa bakti 2018-2023," sebutnya.


Dikatakan lebih lanjut, IBI Ranting Biaro merupakan perpanjangan dari IBI Cabang Kabupaten Agam. Untuk itu, pihaknya berharap pengurusan yang baru dapat lebih baik lagi.


"Kita berterima kasih kepada pengurus sebelumnya, selamat kepada pengurus yang baru, semoga dapat mengemban amanat lebih baik lagi," ucapnya.


Menurutnya, bidan merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan yang berhadapan langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu, dirinya berharap bidan agar mejaga martabat dan nama baik Profesi Bidan serta Organisasi IBI.


"Sebagai organisasi profesi yang besar, IBI mengayomi dan mewadahi peran penting  bidan dalam upaya kesehatan masyarakat, khusnya ibu dan anak, untuk itu bidan harus menjalankan profesi dengan tekun," terangnya.


Ditambahkan, saat ini terdapat 25 ranting IBI Cabang Kabupaten Agam, dengan anggota terdaftar sebanyak 553 orang. Dirinya berharap, para bidan dapat bersinergi dengan tenaga kesehatan lainnya sehingga pelayanan kepada masyarakat menjadi maksimal.


"Sehingga, keberadaan organisasi ini sangat penting di tengah-tengah masyarakat," ujarnya. (Yanto)